Cukai Ilegal dan Rokok Titipan Tuhan: Kontradiksi Pernyataan Ali Zaenal

Sabtu, 28 Juni 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Owner Bani Group, Ali Zaenal Abidin

Foto. Owner Bani Group, Ali Zaenal Abidin

SUMENEP, nusainsider.comDugaan pelanggaran cukai kembali menyeruak di Sumenep. Kali ini, tiga varian rokok filter merek MBS dan Papa Muda isi 20 batang diketahui menggunakan pita cukai untuk rokok isi 10 batang.

Praktik ini dinilai sebagai bentuk manipulasi terhadap dokumen sekuriti negara. Para pelaku diduga sengaja menempelkan pita cukai yang tidak sesuai dengan isi sebenarnya, yang lazim disebut sebagai “Salah Tempel”.

Tak hanya merek MBS, sejumlah produk rokok lain yang juga dikaitkan dengan pelanggaran cukai di wilayah Sumenep disebut-sebut berada di bawah kendali Ali Zaenal Abidin.

Selain MBS dan Papa muda juga Ada Rokok Bani yang juga dikaitkan dengan Nama Ali Zaenal sebagai aktivitas industri rokok kecil di Madura.

Baca Juga :  Penuh Makna, Pengesahan Warga PSHT Sumenep Warnai Bulan Suro

Namun, Ali Zaenal Abidin membantah tudingan tersebut. Dalam pernyataan kepada media CakraInvestigasi.com pada 25 Maret 2025, ia menyatakan bahwa dirinya hanya berperan sebagai pemasar produk, bukan pemilik pabrik rokok.

“Fokus utama saya tetap pada bisnis properti dan berbagai kegiatan sosial,” tegas Ali, sebagaimana dikutip media tersebut, Selasa, 25 Maret 2025 lalu.

Meski begitu, pernyataan tersebut dinilai bertolak belakang dengan keterlibatannya dalam acara peluncuran produk rokok Bani yang digelar tiga tahun sebelumnya.

Dalam pemberitaan CakraInvestigasi.com edisi 16 Maret 2022, Ali terlihat memimpin langsung acara launching produk rokok Bani di Gedung LCC, Kedung Doro, Surabaya.

“Setiap usaha baru yang diluncurkan Bani Group hanyalah titipan semata dari Tuhan yang harus diwujudkan dalam bentuk kebermanfaatan,” ungkapnya saat itu di hadapan tamu undangan dan awak media.

Hal tersebut memicu kebingungan dan kecurigaan dari berbagai kalangan, terutama para aktivis yang selama ini mengawal isu pelanggaran cukai di Madura.

Baca Juga :  Temuan Mengejutkan di Program MBG: Buah Tak Layak Konsumsi Beredar di Sumenep

Pernyataan Ali pada 2025 yang membantah keterlibatannya dalam industri rokok, bertolak belakang dengan ucapannya sendiri saat peresmian usaha rokok yang ia pimpin langsung pada 2022.

Manajemen Bani Group sendiri diketahui telah meluncurkan dua varian rasa rokok, yakni BANI Blueberry dan BANI Mild. Keduanya diproduksi oleh perusahaan bernama PT Cahaya Pro.

Baca Juga :  Hendak Liburan, Seorang Anak Meninggal Dunia di Kolam Renang Tectona, Ini Penjelasan Polres Sumenep

Nama PT Cahaya Pro juga disebut-sebut dalam laporan aktivis sebagai salah satu produsen yang diawasi karena dugaan penggunaan pita cukai tidak sesuai peruntukan.

Sejumlah aktivis menyayangkan minimnya pengawasan dari aparat terkait terhadap peredaran rokok-rokok ilegal yang diduga kuat menggunakan pita cukai palsu maupun salah tempel.

Selain menimbulkan kerugian negara, peredaran rokok dengan cukai ilegal tersebut dinilai menjadi ancaman serius terhadap keadilan usaha dan integritas sistem perpajakan nasional.

Aktivis meminta Bea Cukai Madura untuk lebih tegas dalam menindak para pelanggar serta mengusut tuntas dugaan keterlibatan para aktor utama di balik industri rokok kecil yang bermasalah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro
Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital
Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani
Agustus Makin Istimewa, MYZE Hotel Sumenep Tebar “Hadiah Kemerdekaan” Lewat Artotel Wanderlust
MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan
Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM
Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Agustus Makin Istimewa, MYZE Hotel Sumenep Tebar “Hadiah Kemerdekaan” Lewat Artotel Wanderlust

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:43 WIB

BEM SI Kerakyatan Jatim 2026–2027: Bukan Sekadar Regenerasi, Tapi Mengawal Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru