Tolak Main Harga, Petani Sumenep Desak Pedagang Patuhi TIHT

Rabu, 13 Agustus 2025 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Petani tembakau di Kabupaten Sumenep mendesak pedagang mematuhi Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) yang telah ditetapkan pemerintah.

Desakan ini muncul setelah beredar kabar sejumlah pembeli atau bandul membeli tembakau di bawah harga patokan resmi. Praktik ini dinilai merugikan petani dan berpotensi menurunkan minat mereka menanam tembakau di musim berikutnya.

Mahfud Amin, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang kini menjadi petani tembakau, mengatakan pembelian di bawah TIHT jelas memukul pendapatan petani.

“Kalau harga dibeli di bawah TIHT, kerja keras dari tanam sampai panen tidak sebanding dengan hasilnya,” ujar Mahfud Amin kepada nusainsider.com, Rabu (13/8/2025).

Ia menegaskan, kondisi ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat mengganggu keberlangsungan produksi tembakau di Sumenep.

“Kalau tiap tahun begini, petani bisa kapok. Ujungnya, produksi tembakau menurun dan pasar terganggu,” tambahnya.

Mahfud meminta pemerintah daerah lebih tegas mengawasi perdagangan tembakau. Menurutnya, permainan harga kerap dilakukan pedagang yang tidak memahami atau mengabaikan aturan yang berlaku.

“Pemerintah harus benar-benar hadir. Kebanyakan yang bermain harga itu pedagang yang tidak paham aturan. Akhirnya petani rugi,” tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Sumenep, Moh Ramli, menjelaskan TIHT 2025 dihitung berdasarkan seluruh biaya produksi mulai dari bibit, pupuk, pestisida, hingga ongkos tenaga kerja.

“TIHT ini patokan minimal. Kalau kualitas panen bagus, harga bisa jauh di atas itu,” kata Ramli, Senin (11/8/2025).

Ia menambahkan, penetapan TIHT dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan akademisi, LSM, media, kelompok tani, pabrikan, dan pengelola gudang. Hasil kesepakatan kemudian diajukan kepada bupati untuk disahkan.

Baca Juga :  Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Berikut TIHT tembakau Sumenep tahun 2025:

  • Tembakau gunung: Rp 67.929/kg, naik dari Rp 66.983/kg pada 2024.
  • Tembakau tegal: Rp 63.117/kg, naik dari Rp 61.604/kg.
  • Tembakau sawah: Rp 46.188/kg, naik tipis dari Rp 46.142/kg.

Ramli berharap semua pihak, khususnya pedagang, menaati TIHT demi menjaga kesejahteraan petani dan kestabilan pasar tembakau di Sumenep.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara
Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif
Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian
Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:28 WIB

Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal

Berita Terbaru