Duka di Pantai Talango: Pemuda Hanyut Saat Mandi di Sumber Air

Minggu, 20 Juli 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sumber Air kecamatan Talango

Foto. Sumber Air kecamatan Talango

SUMENEP, nusainsider.com Peristiwa nahas terjadi di Dusun Pasar Daya, Desa Talango, Kecamatan Talango, Sumenep. Seorang pemuda bernama Moh Kholiq (25) meninggal dunia setelah terseret arus laut saat mandi, Minggu (20/7/2025) pagi.

Korban merupakan warga Dusun Jati Deje, Desa Padike. Ia dilaporkan terseret arus sekitar pukul 06.00 WIB saat mandi di sebuah sumber air di tepi pantai bersama sepupunya, Dolip (24).

Sebelumnya, Moh Kholiq dan Dolip berangkat dari rumah pukul 05.30 WIB menggunakan sepeda motor menuju lokasi sumber. Setibanya di sana, mereka langsung bersiap mandi.

Baca Juga :  Momentum Hari Batik Nasional di Sumenep Diwarnai Isu Dugaan Penipuan

Dolip mengaku sempat memperingatkan korban untuk tidak mandi karena air laut tengah pasang. Namun, peringatan itu diabaikan oleh Moh Kholiq yang tetap nekat masuk ke air.

Tak lama setelah menceburkan diri, korban tampak kepalanya muncul di permukaan. Ia meminta tolong kepada Dolip sambil menjulurkan tangan.

Dolip sempat memegang tangan korban, namun gagal menariknya keluar dari air. Bahkan ia sendiri ikut terseret dan berpegangan pada batu agar tidak ikut hanyut.

Baca Juga :  Mengejutkan! Meski Dalam Penjara, Para Napi Masih Bisa Menafkahi Keluarga. Ternyata Hasil dari Ini

Melihat Moh Kholiq menghilang ditelan arus, Dolip segera berlari meminta pertolongan warga sekitar. Pencarian korban pun segera dilakukan oleh warga bersama petugas.

Setelah dilakukan pencarian beberapa saat, jenazah korban akhirnya ditemukan. Proses evakuasi dilakukan oleh Aipda As’ari dan petugas medis menggunakan ambulans milik Puskesmas Talango.

Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Jati Deje, Desa Padike. Suasana duka menyelimuti keluarga dan kerabat korban.

Baca Juga :  Pemerintah dan Akademisi Sepakat: KEK Madura Harus Berbasis Ekonomi Hijau

Pihak keluarga menerima musibah ini dengan ikhlas. Mereka menyatakan tidak akan menuntut siapa pun atas kejadian tersebut karena dianggap sebagai kecelakaan murni.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan laut yang terjadi akibat kelalaian saat bermain di wilayah pesisir. Warga diminta lebih waspada dan memperhatikan kondisi air sebelum berenang atau mandi di pantai

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru