Rumah Diteror OTK, Pelapor Kasus Pagar di Gili Iyang Minta Polisi Bertindak Tegas

Kamis, 24 Juli 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Korban Teror di GiliIyang Hosriyani (Kanan) saat didampingi Kuasa Hukumnya Sulaisi Abdurrazaq (Kiri) Layangkan Laporan ke Polres Sumenep.

Foto. Korban Teror di GiliIyang Hosriyani (Kanan) saat didampingi Kuasa Hukumnya Sulaisi Abdurrazaq (Kiri) Layangkan Laporan ke Polres Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com — Teror terhadap warga pelapor kasus perusakan pagar di Gili Iyang kembali terjadi. Kali ini, rumah milik Hosriyani di Dusun Lembanah, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, dilempari batu oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu dini hari, 23 Juli 2025.

Tak tinggal diam, Hosriyani didampingi kuasa hukumnya, Sulaisi Abdurrazaq, langsung melaporkan insiden tersebut ke Polres Sumenep pada sore harinya. Laporan tercatat secara resmi dengan nomor: LP/B/353/VII/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, pada pukul 16.00 WIB.

Insiden terjadi dua kali, sekitar pukul 00.30 dan 00.50 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, serangan itu menyebabkan keresahan mendalam di tengah keluarga Hosriyani.

“Ini jelas bukan sekadar teror fisik, tapi juga serangan psikologis terhadap pelapor yang sedang memperjuangkan keadilan,” ujar Sulaisi Abdurrazaq melalui keterangan rilis yang diterima media ini, Kamis 24 Juli 2025.

Hosriyani adalah pelapor utama dalam kasus perusakan pagar yang kini sedang ditangani Polres Sumenep. Sebelumnya, empat tersangka telah ditangkap pada 17 Juli 2025 setelah kasus ini sempat mandek selama tujuh bulan di Polsek Dungkek.

Baca Juga :  Perkuat Soliditas dan Rumuskan Proker Brilian, PKC PMII Jatim Gelar Muspimda di Sumenep

Penangkapan tersebut diduga menjadi pemicu aksi teror yang belakangan muncul.

Hosriyani menduga kuat teror ini tak lepas dari keterlibatan jaringan mafia di wilayah tersebut.

“Saya curiga ada peran mafia sabu-sabu dan mafia solar ilegal yang selama ini mendominasi kehidupan sosial di pulau kecil seperti Gili Iyang. Mereka adalah loyalis para tersangka, bahkan sejak awal ikut memberi dukungan seolah-olah polisi berada di bawah kendali mereka,” ucapnya.

Dugaan itu diperkuat oleh temuan dua batu yang digunakan dalam pelemparan, yang disebut berasal dari lingkungan rumah salah satu tersangka.

Baca Juga :  Perda Pesantren Masuk Propemperda 2025, Harapan Baru Pendidikan Agama di Sumenep

Melalui kuasa hukumnya, Hosriyani meminta jaminan perlindungan hukum dari pihak kepolisian, baik untuk dirinya maupun seluruh keluarganya. Ia berharap aparat bertindak tegas terhadap pelaku teror dan mengungkap dalang di balik aksi tersebut.

“Kami minta Polres Sumenep bertindak berani. Kalau polisi takut pada mafia, lalu siapa lagi yang berani membekuk mereka?” ujar Sulaisi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW APSI Jawa Timur, menutup pernyataannya dengan nada optimis.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru