SUMENEP, nusainsider.com — Dunia kerja di Kabupaten Sumenep tercoreng oleh kasus pelecehan seksual yang memalukan dan mengerikan.
Seorang bos konter HP diduga memperlakukan karyawannya layaknya barang dagangan, menukar harga diri korban hanya dengan uang Rp1 juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban perempuan muda yang menggantungkan hidup dari gaji konter awalnya ditawari uang tunai disertai iming-iming fasilitas mewah dan janji jabatan lebih tinggi.
Namun, di balik tawaran itu, terselip ajakan untuk berhubungan intim di luar pernikahan.
Awalnya korban menolak, namun bujuk rayu yang dibalut tekanan psikologis dari sang atasan membuatnya terpojok.
“Dia bilang cuma bercanda dan tes, tapi ternyata serius,” ungkap sumber internal yang enggan disebut namanya.
“Dia tahu saya butuh uang, tapi bukan berarti harga diri saya bisa dibeli. Rasanya seperti diinjak-injak,” tutur korban dengan mata berkaca-kaca.
Kabar ini memicu kemarahan warga dan aktivis di Sumenep. Banyak yang menilai tindakan pelaku tidak hanya melanggar norma kesusilaan, tapi juga masuk kategori pelecehan seksual di lingkungan kerja.
“Harga diri perempuan bukan komoditas! Pelaku harus diproses hukum dan tidak boleh dibiarkan bebas,” tegas salah satu aktivis perempuan Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa

















