‘Kare Mator’, Harapan Baru bagi Disabilitas Pulau Sapudi Miliki E-KTP

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Program 'Kare Mator’ Dispendukcapil Sumenep.

Foto. Program 'Kare Mator’ Dispendukcapil Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.comProgram ‘Kare Mator’ (Karep Aladine Nompak Motor) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, melayani pembuatan KTP elektronik warga disabilitas di Pulau Sapudi.

Program tersebut berlangsung mulai tanggal 23 – 27 Juli 2025. Tim Dukcapil Sumenep turun ke rumah-rumah di Pulau Sapudi untuk melayani khusus warga disabilitas yang belum memiliki KTP elektronik.

Ada 4 Desa yang menjadi sasaran utama program ‘Kare Mator’ Disdukcapil Sumenep di Pulau yang memiliki dua Kecamatan itu. Di antaranya; Desa Sokarammi Paseser, Desa Sonok, Desa Pancor, dan Desa Kalowang.

“Tidak menutup kemungkinan Desa yang lain juga akan mendapatkan pelayanan dor to dor, jika ada permintaan langsung,” ujar Nurul Hidayat, Kepala UPT Dukcapil Sapudi, Kamis, 24 Juli 2025.

Pria yang akrab dipanggil Nono itu mengaku bahwa pihaknya sudah menjalankan program ‘Kare Mator’ di Desa Rosong, Kecamatan Nonggunong. Lantaran ada permintaan dari warga tentang disabilitas fisik (Lumpuh) yang belum memiliki KTP elektronik.

Baca Juga :  Aksi Seremonial Pemusnahan Rokok Ilegal, Bandarnya di Pamekasan Disebut Masih Dibiarkan

Sehingga kata dia, walaupun tidak masuk dalam jadwal sasaran, tim Dukcapil langsung menyambangi rumah yang bersangkutan.

“Tadi kami bergerak ke Rosong, kita datangi langsung ke rumahnya, dengan membawa peralatan perekaman, kita langsung rekam di rumahnya,” imbuhnya.

Meskipun terik matahari menyengat, tak membuat tim Disdukcapil Sumenep putus asa. Mereka memberikan pelayanan terbaik untuk kepentingan pencatatan sipil warga Kepulauan.

Baca Juga :  Express Bahari Rute 3 Wilayah Tiba di Sumenep, Tokoh Pemuda Kepulauan Respon Kepedulian Achmad Fauzi

Jalan berlubang menjadi saksi perjalanan tim untuk bisa sampai ke lokasi masyarakat yang membutuhkan pelayanan perekaman KTP elektronik ini.

“Medannya lumayan jauh, jalannya juga lumayan terjal, tapi kita bersyukur bisa memberikan pelayanan yang optimal di lapangan,” katanya.

Nono mengaku waktu pelayanan jemput bola ini masih terisisa 3 hari lagi sampai Minggu, 27 Juli 2025. Dia meminta agar masyarakat bisa memberikan informasi jika ada disabilitas yang membutuhkan perekaman E-KTP.

“Bisa langsung hubungi kami, atau nomer petugas register desa jika memang ada disabilitas yang butuh pelayanan perekaman KTP,” tutupnya.

Warga Disabilitas Fisik Desa Rosong, Saodah (54), menyampaikan terimakasih kepada Disdukcapil Sumenep karena telah memberikan pelayanan jemput bola di wilayah Kepulauan.

Baca Juga :  Grahadi Meriah, Masalembu Terluka: Potret Ketimpangan di Hari Raya

Menurut dia, program tersebut sangat mulia, karena bisa membantu masyarakat lumpuh seperti dirinya yang sudah tidak bisa bergerak ke luar rumah.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini, mulaindari kemarin saya kebingungan karena ketika diminta identitas kependudukan untuk mendapatkan bantuan saya tidak punya,” ucapnya.

Saodah berharap progam seperti ini tetap berlanjut, karena dia meyakini masih banyak orang yang seperti dirinya yang membutuhkan pelayanan jemput bola ke rumahnya.

“Sekali lagi saya berterimakasih, program ini sangat mulia sekali bisa membantu orang berkebutuhan khusus seperti saya,” pungkasnya.***

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026
Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Minggu, 6 September 2026 - 14:13 WIB

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Minggu, 6 September 2026 - 06:16 WIB

Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:50 WIB

Gemuruh Tongtong Kembali Kuasai Sumenep, 27 Grup Se-Madura Tampil Spektakuler

Berita Terbaru

Foto. Grup Musik tong-tong Angin Ribut Tadi Malam, Sabtu 5 September 2026

Lifestyle

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:13 WIB