Babak Baru! Pelapor Sebut ada Ancaman, Kades Sapeken Siapkan Laporan Pencemaran

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.comKasus dugaan kekerasan yang menyeret nama Kepala Desa (Kades) Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Joni Junaidi, kembali memunculkan babak baru.

Kali ini, giliran pelapor, Nadia (21), yang mengaku menerima surat panggilan dari pihak desa sebagaimana dalam pemberitaan yang beredar.

Nadia menyebut, surat panggilan tersebut berisi ajakan penyelesaian secara kekeluargaan atas kasus dugaan penganiayaan yang menimpa dirinya. Hal ini sontak menjadi sorotan, lantaran kasus tersebut kini tengah dalam proses hukum.

“Tadi ada orang yang datang ke rumah menemui bapak saya. Kami lihat itu suruhan pak kades, meminta agar masalah ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Namun kami tetap pada prinsip awal,” ungkap Nadia dikutip mediapribumi.id Senin (18/8/2025).

Orang suruhannya juga sempat bilang, jika tidak mau damai, maka berpotensi celaka, karena pak joni banyak kenalannya dibarat (red. Sumenep),” kata Nadia menceritakan.

Baca Juga :  HUT Pertama Taruna Muda Pamolokan: Bangkit Bersama Lewat Jalan-Jalan Sehat

Menanggapi hal itu, Kades Joni Junaidi yang akrab disapa Joni mengaku kaget. Ia membantah keras jika surat panggilan yang dikirimkan kepada Nadia dimaksudkan sebagai upaya damai.

Menurutnya, surat bernomor 005/048/327.101/2025 surat itu hanya sebatas undangan untuk klarifikasi.

“Memang benar saya mengirimkan surat panggilan kepada Nadia beserta orang tua atau walinya. Tapi bukan untuk damai, melainkan untuk klarifikasi,” ujar Joni kepada nusainsider.com, Rabu (20/8/2025) malam

Ia menegaskan, maksud surat tersebut adalah untuk membuka ruang komunikasi dan memberikan penjelasan terkait duduk perkara yang menimbulkan laporan dugaan penganiayaan dirinya kepada Nadia itu.

“Kita memanggil bukan untuk mengajak damai, bukan begitu. Kita memanggil Nadia beserta keluarganya itu untuk klarifikasi. Ini kejadiannya begini, kok bisa jadi begitu,” tegasnya.

Meski begitu, Joni menyatakan dirinya siap menghadapi segala konsekuensi hukum bila memang kasus ini terus berlanjut di ranah kepolisian, misalnya.

“Okelah, kalau memang dia mau melanjutkan proses hukum, tidak masalah. Silakan dilanjutkan,” katanya.

Lebih jauh, Joni menegaskan dirinya tidak pernah melakukan kekerasan sebagaimana dituduhkan. Bahkan, ia menyebut siap menerima hukuman jika dianggap bersalah dalam upayanya menegakkan ajaran Allah di desanya.

“Dan sudah saya sampaikan, kalau saya mau dihukum karena menegakkan ajaran Allah, monggo. Tapi yang jelas, saya tidak pernah melakukan kekerasan sebagaimana dituduhkan Nadia,” pungkasnya.

Ditambahkan, jangan membuat kejadian yang faktanya ber-asap kemudian berubah terbakar. Ini negara Hukum, bisa saja saya Laporkan balik jika terlalu melebih-lebihkan fakta, “Tambahnya menutup.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep Dibuka, Siapkan Agen Perubahan untuk Kampus dan Masyarakat
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik
CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif
Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata
Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep Dibuka, Siapkan Agen Perubahan untuk Kampus dan Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:42 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36 WIB

Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:32 WIB

Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Pengamat Kebijakan Publik asal kota Keris Sumenep, Istimewa for nusainsider.com/Toifur Ali Wafa

Hukum

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:49 WIB