Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Wakil Ketua DPRD Sumenep, Dul Siam

Foto. Wakil Ketua DPRD Sumenep, Dul Siam

SUMENEP, nusainsider.com Potensi wisata alam Kabupaten Sumenep yang dikenal memiliki pantai memukau, gugusan pulau eksotis, hingga kekayaan budaya dinilai masih belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber pendapatan daerah.

Padahal, jika dikelola secara serius, sektor tersebut diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Dul Siam, menegaskan pemerintah daerah sudah saatnya mengubah potensi wisata yang selama ini hanya menjadi kebanggaan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Untuk meningkatkan PAD agar lompatannya maksimal, maka pemerintah kabupaten harus serius membuka sumber daya alam potensial untuk dikelola menjadi objek wisata,” tegas Dul Siam.

Menurutnya, Kabupaten Sumenep memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah lain. Selain garis pantai yang panjang, wilayah ini juga memiliki pulau-pulau dengan panorama eksotis serta kekayaan budaya yang berpotensi menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga :  Dari Ramadan ke Idulfitri, Pemkab Sumenep Serukan Kebersamaan dan Keimanan

Namun, potensi tersebut hingga kini belum ditopang oleh infrastruktur yang memadai serta pengelolaan destinasi yang profesional. Akibatnya, banyak lokasi wisata yang masih belum berkembang secara optimal dan belum mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.

Karena itu, DPRD meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep meninggalkan pola pembangunan yang berjalan biasa-biasa saja. Pembangunan akses jalan menuju destinasi wisata, penyediaan fasilitas pendukung, hingga promosi wisata harus dipercepat agar sektor pariwisata benar-benar menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru.

“Banyak daerah di Sumenep yang memiliki potensi alam luar biasa. Pemerintah harus hadir dengan pembangunan infrastruktur agar potensi itu bisa menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dul Siam menilai, apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan, sektor pariwisata akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Kehadiran wisatawan akan mendorong pertumbuhan UMKM, usaha kuliner, ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja baru, hingga meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Baca Juga :  Fantastis! Belanja Konsumsi Disbudporapar Sumenep Capai Ratusan Juta

Tidak hanya itu, meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor pariwisata juga diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang menjadi salah satu penopang pembangunan daerah.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, target PAD tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp334,30 miliar. Hingga pertengahan tahun, realisasinya baru mencapai sekitar Rp166,04 miliar atau 49,67 persen dari target yang ditetapkan.

Baca Juga :  Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur

Melihat capaian tersebut, DPRD berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi wisata yang selama ini belum tergarap maksimal.

Dengan perencanaan yang terukur, pembangunan infrastruktur yang memadai, serta pengelolaan destinasi secara profesional, kekayaan alam Sumenep diyakini mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat dan kemandirian fiskal daerah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan
MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak
Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep
Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian
Bupati Fauzi Inisiasi Sumenep Kepulauan, Langkah Strategis Menuju Pusat Pertumbuhan Provinsi Madura
Semarak Harkopnas ke-79, Gerakan Koperasi Sumenep Gelar Kerja Bakti Bersama
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:32 WIB

Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIB

Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:46 WIB

Semarak Harkopnas ke-79, Gerakan Koperasi Sumenep Gelar Kerja Bakti Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:49 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Berita Terbaru