Masyarakat Desak Penegakan Hukum, Kasus Pengeroyokan Warga Campaka Diselidiki

Kamis, 4 September 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Korban Pengeroyokan Warga Campaka Pasongsongan saat Laporan ke Polsek setempat.

Foto. Korban Pengeroyokan Warga Campaka Pasongsongan saat Laporan ke Polsek setempat.

SUMENEP, nusainsider.comSeorang warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, berinisial M (27), melaporkan dugaan pengeroyokan yang menimpanya ke Polsek Pasongsongan, Senin (1/9/2025).

Peristiwa ini bermula ketika M pulang usai menyaksikan pertandingan adu layangan di ladang warga Desa Lebeng Timur. Tanpa diduga, sejumlah pemuda datang dari belakang dan menyerangnya secara brutal.

Korban sempat berusaha melawan dengan menahan tangan dua pelaku, namun serangan lain terus berdatangan. Dari arah samping, pelaku lain ikut memukul wajah korban hingga mengalami luka serius.

“Saya dipukul dari belakang. Saya tahu siapa pelakunya,” kata M, Sabtu (30/8/2025).

Akibat insiden tersebut, M mengalami memar di wajah, pelipis kanan, dan leher. Selain luka fisik, korban juga merasa terpukul secara psikis karena tindak kekerasan itu dilakukan tanpa alasan jelas.

Baca Juga :  Akibat Dugaan Korupsi Kasus BSPS, P-APBD Sumenep 2025 Terancam Tak Ditandatangani

Kanitreskrim Polsek Pasongsongan, Bripka Huri, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menegaskan pihaknya sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta mengusut identitas para pelaku.

“Sudah menerima laporan korban. Kami juga sudah memanggil saksi-saksi korban untuk mengumpulkan bukti yang cukup,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Pihak kepolisian berencana memanggil terlapor dalam waktu dekat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga :  47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Masyarakat berharap kasus ini ditangani dengan tegas agar menjadi pelajaran bagi pihak lain, sehingga aksi kekerasan tidak kembali terulang.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru