Musik Tong-tong dan Sejarah Juara Sejak 2000, Tahun Ini Milik Siapa?

Jumat, 26 September 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Festival musik tong-tong di Kabupaten Sumenep hampir tidak pernah absen digelar setiap tahun. Ajang ini selalu menyedot perhatian ribuan penonton, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi grup musik tradisional Madura untuk unjuk kreativitas.

Festival musik tong-tong sendiri masuk dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025, agenda tahunan yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai salah satu daya tarik wisata budaya khas Madura.

Dalam setiap pelaksanaan, panitia menetapkan beberapa kategori kejuaraan, mulai dari penyaji terbaik, dekorasi, hingga aransemen musik. Dari tiga kategori itu, dipilih satu grup yang berhak menyandang predikat juara umum.

Baca Juga :  Mudik Gratis Bareng Bupati Sumenep 2025, Warga Antusias Sambut Kepulangan ke Kampung Halaman

Catatan Juara Umum Festival Musik Tong-tong Sumenep

Berdasarkan catatan nusainsider.com, berikut daftar juara umum festival musik tong-tong se-Madura di Kabupaten Sumenep sejak tahun 2000:

  • 2000 : Dewa Amor
  • 2001 : Angin Ribut
  • 2002 : Angin Ribut
  • 2003 : Mandilaras
  • 2004 : Curalo
  • 2005 : Angin Ribut
  • 2006 : Gong Mania
  • 2007 : Lanceng Ju’ Lanteng
  • 2008 : Angin Ribut
  • 2009 : Mega Remmeng
  • 2010 : Angin Ribut
  • 2011 : Gong Mania
  • 2012 : Barong Ireng
  • 2013 : Angin Ribut
  • 2014 : Puser Angin
  • 2015 : Puser Angin
  • 2016 : Dhoe Angin
  • 2017 : Parade (non festival)
  • 2018 : Parade (non festival)
  • 2019 : Lanceng Sumekar
  • 2020–2021 : Ditiadakan karena pandemi Covid-19
  • 2022 : Gong Mania
  • 2023 : Angin Ribut
  • 2024 : Angin Ribut
  • 2025 : ?????????
Baca Juga :  Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas

Melihat catatan tersebut, grup Angin Ribut mendominasi dengan koleksi juara umum terbanyak sepanjang sejarah festival. Bahkan, dua tahun terakhir mereka berhasil mempertahankan gelar bergengsi tersebut.

Menanti Juara Umum 2025

Festival tahun ini akan digelar pada 18 Oktober 2025 mendatang. Publik Sumenep hingga Madura secara umum menanti, apakah dominasi Angin Ribut akan terus berlanjut, atau justru muncul juara baru yang mampu merebut tahta juara umum.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Hamsuri Desak Kejari Sumenep Usut Tuntas Laporan Kasus Dugaan Tipikor Kades Sepanjang

Kehadiran festival tong-tong bukan hanya soal kompetisi, melainkan juga menjadi momentum memperkuat identitas budaya Madura.

Musik tong-tong, dengan tabuhan khas dan aransemen uniknya, selalu berhasil memukau ribuan penonton dari berbagai daerah.

Masyarakat kini tinggal menunggu: siapa yang akan menyandang predikat juara umum Festival Musik Tong-tong Se-Madura 2025?

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro
Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital
Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani
Agustus Makin Istimewa, MYZE Hotel Sumenep Tebar “Hadiah Kemerdekaan” Lewat Artotel Wanderlust
MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan
Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM
Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Agustus Makin Istimewa, MYZE Hotel Sumenep Tebar “Hadiah Kemerdekaan” Lewat Artotel Wanderlust

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:43 WIB

BEM SI Kerakyatan Jatim 2026–2027: Bukan Sekadar Regenerasi, Tapi Mengawal Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru