Beli Alphard dan Koleksi Mobil Mewah, YD Dituding Jadi King Maker PR Bayangan

Senin, 23 Juni 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Koleksi Mobil Mewah dan Sepeda Ninja 155 Cc Team Air Bening Jaya Pimpinan YD.

Foto. Koleksi Mobil Mewah dan Sepeda Ninja 155 Cc Team Air Bening Jaya Pimpinan YD.

SUMENEP, nusainsider.com Seorang pria berinisial YD menjadi sorotan warganet setelah sebuah akun TikTok bernama Pan**a mengunggah pernyataan viral yang menyebut YD mengalami lonjakan kekayaan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Menurut akun tersebut, YD diketahui telah membeli sejumlah mobil mewah, bahkan disebut baru saja membeli Toyota Alphard.

“Mobil ini, itu dia beli. Bulanan lalu dia beli Alphard,” tulis akun tersebut pada Kamis 19 Juni 2025 lalu di kolom komentar Akun tiktok ALARM Sumenep.

Ia pun meragukan bahwa kekayaan YD hanya berasal dari usaha rokok yang dijalankannya.

Baca Juga :  Pengasuh Ponpes Al-Bajigur Manding Serukan Fauzi-Imam Lanjutkan 2 Periode

Menanggapi unggahan tersebut, beberapa akun lain seperti ab***1dan De*** *menimpali dengan nada membela.

“Iri kerja bro. Orang mana kamu kak, ingin ketemu saya. Benar sekali ngomongnya, ayok ketemu saja,” ujar mereka.

Namun, ketika komentar-komentar itu ditelusuri kembali pada ahad 22 Juni 2025, mereka tiba-tiba menghilang dari kolom komentar TikTok. Hal ini justru menambah kecurigaan publik terkait sumber kekayaan YD.

Pewarta media ini mencoba menggali informasi dari beberapa orang yang mengenal YD. Mereka membenarkan bahwa YD memang memiliki banyak kendaraan mewah, termasuk pembelian Alphard baru-baru ini.

Baca Juga :  Buruh dan Petani Tembakau di Sumenep Terima BLT Rp900 Ribu

Meski dikenal sebagai pengusaha rokok legal, belum diketahui pasti apakah YD memiliki usaha lain yang mendatangkan kekayaan dalam jumlah besar.

Menanggapi hal ini, aktivis ALARM, Andriyadi, ikut bersuara. Ia menyebut ada dugaan kuat bahwa YD tak hanya menjual rokok, melainkan juga terlibat dalam penjualan pita cukai ilegal serta menjadi “King Maker” di balik operasi sembilan pabrik rokok bayangan (PR Bayangan).

“Dugaan kami semakin kuat. Selain menjual rokok legal, YD juga terindikasi sebagai pengendali distribusi pita cukai palsu dan mengendalikan sembilan PR Bayangan,” ujar Andriyadi kepada media ini, Ahad (22/6/2025).

Andre, sapaan akrabnya, mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia berencana melakukan koordinasi dengan Direktorat Bea Cukai, Kementerian Keuangan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh YD.

“Dalam waktu dekat, mas. Santai saja, kami tidak sedang bermain-main,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak YD belum memberikan klarifikasi resmi terkait isu tersebut. Media ini masih berupaya untuk menghubungi yang bersangkutan. Namun nomor TIM Pewarta berulang kali di Blokir oleh YD.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional
Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan
Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:47 WIB

Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 01:45 WIB

Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan

Minggu, 19 April 2026 - 19:20 WIB

Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten

Berita Terbaru