Warga Gili Iyang Desak PLN, Target Listrik Normal 20 Desember 2025

Kamis, 13 November 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Masyarakat Kepulauan Gili Iyang saat mendatangi kantor PLTD Setempat.

Foto. Masyarakat Kepulauan Gili Iyang saat mendatangi kantor PLTD Setempat.

SUMENEP, nusainsider.comMasyarakat Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, mendesak pihak PLTD Gili Iyang segera mengatasi persoalan pemadaman listrik bergilir yang terus terjadi. Kondisi ini dianggap mengganggu aktivitas harian warga, terutama di siang hari ketika kebutuhan listrik cukup tinggi.

Audiensi antara warga yang tergabung dalam Forum Transvaluasi Warga Gili Iyang (FOTING) dengan pihak PLTD berlangsung di kantor PLTD Gili Iyang, Rabu (13/11/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan PLN ULP Sumenep, yakni Bapak Fangky dan Bapak Achmad Aji selaku manajer PLNB PLTD.

Dalam pertemuan itu, FOTING menyampaikan empat poin tuntutan utama kepada pihak PLTD sebagai langkah penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang atas krisis kelistrikan yang mereka alami.

Tuntutan tersebut mencakup perbaikan mesin, pembentukan jalur komunikasi cepat, pengurangan kebisingan, serta penambahan kapasitas daya listrik.

Perbaikan Mesin dan Target Normalisasi Listrik

Pihak PLTD Gili Iyang mengakui adanya kendala teknis pada mesin pembangkit yang menjadi penyebab utama pemadaman bergilir. Mereka berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh agar pasokan listrik kembali stabil.

Dalam kesepakatan bersama, PLN menargetkan normalisasi penuh jaringan listrik di Gili Iyang dapat tercapai paling lambat pada 20 Desember 2025. Dengan demikian, warga diharapkan tidak lagi mengalami pemadaman bergilir pada siang hari setelah tanggal tersebut.

Baca Juga :  Dalam Rangka Mencari Next Market, Keris Kamardikan Milik Achmad Fauzi Akan Dipamerkan di Tanggal Ini

Pembentukan Grup Komunikasi Cepat

Untuk memperbaiki layanan dan mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat, disepakati pembentukan grup komunikasi berbasis WhatsApp bernama “Sahabat PLTD Gili Iyang.”

Grup ini akan menjadi kanal komunikasi dua arah antara pengelola PLTD dan warga, sehingga setiap gangguan, perbaikan, atau informasi teknis lainnya dapat tersampaikan dengan cepat dan transparan.

Perwakilan FOTING menilai langkah ini sangat penting untuk membangun kepercayaan dan menghindari kesalahpahaman antara masyarakat dengan pihak pengelola PLTD.

Pengurangan Kebisingan di Sekitar PLTD

Selain pemadaman listrik, warga juga mengeluhkan tingkat kebisingan tinggi yang bersumber dari mesin pembangkit PLTD. Suara bising dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan, terutama bagi warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pembangkit.

Menanggapi hal itu, pihak PLTD berjanji akan melakukan perbaikan teknis pada sistem peredam suara di unit pembangkit. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kebisingan tanpa mengganggu performa mesin.

Rencana Penambahan Kapasitas Daya Listrik

Sebagai solusi jangka panjang, PLN juga menyampaikan rencana relokasi satu unit mesin pembangkit dari PLTD Bawean atau PLTD Sapudi ke Gili Iyang. Langkah ini dilakukan untuk menambah kapasitas daya listrik yang tersedia di pulau tersebut.

Baca Juga :  Maulid Nabi di SDN Pancor II, Kyai Birrul Ingatkan Bahaya TikTok untuk Anak

Relokasi unit pembangkit itu akan dilakukan setelah terealisasinya sewa daya sebesar 2 megawatt (MW) yang kini masih dalam proses. Estimasi pelaksanaan relokasi dijadwalkan pada semester pertama tahun 2026.

Harapan Warga dan Komitmen PLN

Perwakilan Forum Transvaluasi Warga Gili Iyang menyampaikan apresiasi atas keterbukaan manajemen PLN ULP Sumenep yang telah merespons langsung keluhan mereka. Warga berharap komitmen perbaikan dapat direalisasikan sesuai jadwal yang telah disepakati.

“Kami berharap PLN benar-benar menepati komitmen ini, terutama terkait target normalisasi pada 20 Desember. Listrik di siang hari adalah kebutuhan vital bagi masyarakat,” ujar salah satu perwakilan warga.

Warga juga meminta agar setiap progres perbaikan disampaikan secara terbuka melalui grup komunikasi yang telah disepakati, agar masyarakat dapat memantau langsung perkembangan penanganan.

PLN Tegaskan Keseriusan Perbaikan Layanan

Sementara itu, perwakilan PLN ULP Sumenep, Bapak Fangky dan Bapak Achmad Aji, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menindaklanjuti hasil audiensi bersama masyarakat Gili Iyang.

“Kami sangat memahami keresahan warga. PLN berkomitmen memperbaiki mesin pembangkit secepatnya dan memastikan pasokan listrik kembali normal pada 20 Desember 2025,” tegas Fangky.

Achmad Aji menambahkan, langkah-langkah teknis perbaikan telah disiapkan dan akan diawasi langsung oleh tim PLN dari ULP Sumenep. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama masyarakat untuk menjaga keberlangsungan sistem kelistrikan agar tetap stabil.

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Buka Pendaftaran Paskibraka 2025, Siswa SMA Diberi Peluang Emas

Listrik Stabil, Kualitas Hidup Meningkat

Warga Gili Iyang menilai bahwa listrik bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penopang utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Pemadaman bergilir di siang hari dianggap sangat merugikan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan lembaga pendidikan.

Dengan adanya komitmen dari PLN untuk memperbaiki sistem kelistrikan dan target normalisasi akhir tahun ini, warga berharap kehidupan di Gili Iyang bisa kembali berjalan normal.

“Listrik yang stabil adalah tanda kemajuan. Kami ingin Gili Iyang tidak hanya dikenal karena udaranya yang sehat, tapi juga karena kualitas hidup warganya yang meningkat,” pungkas salah satu tokoh masyarakat setempat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD
Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi
Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding
Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih

Berita Terbaru