SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan ke sejumlah gereja di wilayah Kota Sumenep, Kamis (25/12/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman, nyaman, dan penuh kedamaian.

Dalam kesempatan itu, Achmad Fauzi menegaskan bahwa nilai toleransi dan keberagaman telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Sumenep sejak lama.
Ia mencontohkan salah satu gereja yang telah berdiri selama 88 tahun sebagai bukti nyata harmoni antarumat beragama di daerah tersebut.
“Keberagaman dan toleransi sudah menjadi hal yang biasa di Kabupaten Sumenep. Sejak dulu masyarakat sudah terbiasa hidup dalam perbedaan agama. Perbedaan itu tidak pernah menjadi persoalan, kita hidup rukun dan tidak ada gesekan,” ujar Fauzi.
Bupati menjelaskan, kehadiran pemerintah daerah bersama Forkopimda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) merupakan wujud nyata komitmen negara dalam menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh umat beragama.
“Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman. Pemerintah hadir untuk semua agama, baik mayoritas maupun minoritas,” tegasnya.
Fauzi juga menyinggung Desa Papian yang dikenal sebagai miniatur kerukunan umat beragama di Sumenep. Di wilayah tersebut, berbagai rumah ibadah dari agama yang berbeda berdiri berdampingan.
“Di sini ada gereja, di depannya masjid, di sebelahnya kelenteng. Kerukunan ini sudah terbangun ratusan tahun, bukan baru satu atau dua tahun,” jelasnya.
Di akhir kunjungan, Bupati Achmad Fauzi menyampaikan harapan agar umat Kristiani terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
“Umat Kristiani adalah bagian penting dari sumber daya manusia Sumenep. Siapa pun, baik muslim maupun non-muslim, memiliki peran bersama dalam memajukan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa

















