Dinkes Sumenep Imbau Warga Tingkatkan PSN, Kasus DBD Tembus 70 Kasus per-Januari 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mencatat sebanyak 70 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga 19 Januari 2026.

Data tersebut dihimpun secara berkala dari 30 puskesmas dan empat rumah sakit yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Samsuri, menjelaskan bahwa hingga pertengahan Januari, sebaran kasus DBD paling tinggi tercatat di tiga wilayah kerja puskesmas.

“Anggap di pertengahan bulan, dari total 70 kasus tersebut terdapat tiga puskesmas dengan angka tertinggi, yakni Puskesmas Kalianget, Pamolokan, dan Ambunten, masing-masing melaporkan enam kasus,” ujar Samsuri saat menjadi narasumber dalam program Sumenep Menyapa RRI, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan, jumlah tersebut merupakan akumulasi seluruh laporan kasus yang telah tervalidasi dan masuk ke dalam sistem pendataan Dinkes P2KB hingga sehari sebelumnya.

“Jadi total sampai dengan tanggal 19 Januari kemarin sudah ada 70 kasus DBD yang tercatat secara resmi,” jelasnya.

Seiring meningkatnya kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan terus menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Usai Penangkapan Pelaku Perusakan Pagar di GiliIyang, Rumah Hosriyani di Teror Tengah Malam

Upaya pencegahan melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat tetap menjadi strategi utama untuk menekan angka penularan.

Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami demam selama tiga hari berturut-turut.

Deteksi dan penanganan dini dinilai sangat penting guna mencegah risiko kondisi fatal akibat keterlambatan penanganan medis pada pasien DBD.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak
Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar
Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah
Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini
Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah
Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45
Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:35 WIB

Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Berita Terbaru