Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Pelaksanaan KMD di Pagerungan Besar kepulauan Sumenep Madura Jawa Timur.

Foto. Kegiatan Pelaksanaan KMD di Pagerungan Besar kepulauan Sumenep Madura Jawa Timur.

SUMENEP, nusainsider.com Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) kepramukaan yang digelar di Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat perhatian khusus dari Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Ketua Dewan Pendidikan Sumenep, Mulyadi, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi guru, khususnya guru non-ASN di wilayah kepulauan Pagerungan.

Mulyadi yang turut meninjau pelaksanaan KMD menegaskan, keterlibatan Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam mendukung pengembangan kapasitas guru bukanlah hal baru.

Menurutnya, perusahaan tersebut telah berkontribusi secara berkelanjutan dalam sektor pendidikan di Kabupaten Sumenep.

“Atas nama Dewan Pendidikan Sumenep, kami berpesan kepada KEI agar tidak pernah lelah berkolaborasi. Kami mengapresiasi karena untuk kesekian kalinya berkontribusi terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan kompetensi guru,” ujar Mulyadi.

Ia menjelaskan, selama ini KEI tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep serta sejumlah perguruan tinggi ternama di Jawa Timur dalam berbagai program pengembangan guru.

Baca Juga :  Satu Beli, Satu Solusi: Halilintar Cell dan Dokter Handphone Dominasi Pasar Gadget di Sumenep

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas program sekaligus memperluas dampaknya.

Mulyadi berharap program serupa dapat terus berlanjut. Pasalnya, masih banyak guru, terutama di daerah kepulauan, yang belum sepenuhnya mendapatkan akses program peningkatan kompetensi dari pemerintah.

“Kami berharap program ini tidak terputus, karena sangat dibutuhkan oleh para guru yang mungkin belum terfasilitasi secara khusus oleh pemerintah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi hasil pelatihan di lingkungan sekolah. Para peserta diminta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti KMD agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik maupun masyarakat.

“Saya berharap para peserta dapat mengimplementasikan hasil yang diperoleh dalam KMD ini sehingga dampaknya terasa di sekolah dan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Mulyadi berpesan agar KEI terus menjaga semangat kolaborasi dalam memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat kepulauan, serta bangsa.

Baca Juga :  MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan

Sementara itu, salah satu peserta KMD, Antika Sofiya Dewa dari Gugus Depan (Gudep) SDN Pagerungan 2, mengaku mendapatkan banyak ilmu selama mengikuti pelatihan yang berlangsung selama lima hari tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumenep serta SKK Migas–KEI yang telah memfasilitasi para guru untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami mengikuti KMD selama lima hari dan mendapatkan banyak ilmu. Kami akan menerapkan pengetahuan ini kepada adik-adik di gudep masing-masing. Terima kasih telah menyediakan KMD ini,” ujarnya.

Pelaksanaan KMD di Pagerungan Besar diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru pembina pramuka di wilayah kepulauan sekaligus mendorong pembentukan karakter dan keterampilan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan yang lebih berkualitas.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan
Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan
Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen
Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?
Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
Puskesmas Batang-Batang Perkuat Upaya Preventif Lewat Cek Kesehatan Gratis
P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat
Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru