Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tampak Panggung Utama Madura Culture Festival 4 2026 di GOR A Yani Sumenep

Foto. Tampak Panggung Utama Madura Culture Festival 4 2026 di GOR A Yani Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Madura Culture Festival (MCF) 4 Tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya Madura serta kawasan Tapal Kuda.

Festival tersebut juga dipadukan dengan upaya mendorong geliat ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kehadiran UMKM dalam rangkaian MCF menjadi ruang strategis untuk memberdayakan masyarakat lokal sekaligus memperkuat sektor usaha.

Para pelaku usaha mendapat kesempatan memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat dan pengunjung yang hadir dalam festival.

Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari kuliner khas Madura, kerajinan tangan, hingga berbagai hasil olahan pertanian. Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa potensi ekonomi masyarakat lokal memiliki daya tarik yang dapat dikembangkan melalui kegiatan berbasis budaya.

Baca Juga :  Kolaborasi Digital & Ekonomi Rakyat: Tajamara Jadi Role Model

Semarak pembukaan MCF 4 juga semakin meriah dengan penampilan dua grup musik tong-tong asal Kota Keris. Musik tradisional tersebut menjadi salah satu bentuk kekayaan seni Madura yang tetap mendapat ruang di tengah pelaksanaan festival.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi para pelaku UMKM yang terus menunjukkan semangat dan kreativitas dalam mengembangkan usaha di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Melalui Madura Culture Festival menunjukkan bahwa budaya dan ekonomi bisa berjalan beriringan, sehingga UMKM yang ikut serta di acara ini merupakan bentuk nyata untuk bersama menggerakkan ekonomi daerah berbasis potensi lokal,” kata Bupati saat mengunjungi stan peserta MCF 4 di GOR A. Yani Pangligur Sumenep, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, keikutsertaan para pelaku UMKM menjadi bukti bahwa semangat kewirausahaan masyarakat terus tumbuh. MCF diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk mempromosikan produk, tetapi juga membuka ruang interaksi antara pelaku usaha dengan calon konsumen maupun mitra bisnis.

Baca Juga :  17 September, Disnaker Sumenep Akan Gelar Job Fair dengan 800 Formasi Lowongan

Karena itu, festival tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat jaringan bisnis, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong pelaku UMKM agar dapat naik kelas.

“Kami berharap, momentum ini tidak hanya menjadi ajang promosi sesaat, tetapi mampu membuka peluang lebih luas, termasuk akses pasar digital dan kemitraan yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati menegaskan, kolaborasi antara budaya dan ekonomi melalui MCF 4 menjadi gambaran bahwa Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, tidak hanya memiliki kekayaan tradisi, tetapi juga mempunyai beragam produk lokal yang dapat menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga :  Sidang Sengketa Pilkada 2024, KPU Sumenep Siapkan Berbagai Alat Bukti Hadapi Sidang di MK

Dengan potensi tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan menghadapi tantangan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.

Penguatan UMKM diyakini dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi motor penggerak utama ekonomi daerah yang memiliki daya saing tinggi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan
Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Berita Terbaru