P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim saat menyampaikan Sambutannya dalam Rapat P-APBD Sumenep 2026 di Gedung DPRD Setempat

Foto. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim saat menyampaikan Sambutannya dalam Rapat P-APBD Sumenep 2026 di Gedung DPRD Setempat

SUMENEP, nusainsider.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep resmi mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 melalui Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Sumenep, Senin (24/8/2026).

Pengesahan tersebut menjadi langkah penting bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik hingga akhir tahun anggaran 2026.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menyampaikan apresiasi kepada jajaran legislatif, khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, yang telah bekerja menyempurnakan seluruh dokumen penganggaran.

Menurutnya, proses pembahasan P-APBD 2026 dapat diselesaikan tepat waktu melalui sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026,” ujar KH. Imam Hasyim.

Dalam struktur P-APBD 2026, target Pendapatan Daerah Kabupaten Sumenep ditetapkan sebesar Rp2.296.380.038.957,35.

Baca Juga :  Dari Sumenep untuk Indonesia, BPRS Bhakti Sumekar Jadi Bank Terbaik Implementasi KEJAR Award

Sementara itu, alokasi Belanja Daerah mencapai Rp2.613.412.996.731,93. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp317.032.957.774,58.

Wakil Bupati menjelaskan, defisit tersebut ditutup melalui pembiayaan daerah. Penerimaan Pembiayaan Daerah tercatat sebesar Rp317.032.957.774,58, sedangkan Pengeluaran Pembiayaan Daerah ditetapkan sebesar Rp0.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep menutup defisit anggaran melalui Surplus Pembiayaan Daerah. Penerimaan Pembiayaan Daerah tercatat sebesar Rp317.032.957.774,58 dengan Pengeluaran Pembiayaan sebesar nol Rupiah. Skema pembiayaan ini menyeimbangkan posisi keuangan daerah secara penuh,” jelasnya.

Dengan disahkannya P-APBD tersebut, Pemkab Sumenep memastikan pelaksanaan program kerja dapat segera dipercepat, terutama program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Tari Dhangglung Lumajang dan Jaran Bodhag Probolinggo Siap Meriahkan Madura Culture Festival #3

Masukan dan rekomendasi yang disampaikan DPRD selama proses pembahasan, kata dia, akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan anggaran dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran.

“Pemerintah daerah optimistis anggaran perubahan ini memperkuat pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memantapkan kesinambungan pembangunan daerah hingga akhir tahun anggaran,” tandasnya.

Setelah disahkan dalam rapat paripurna, hasil pembahasan Perubahan APBD 2026 selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur selaku perwakilan pemerintah pusat untuk dilakukan evaluasi.

Penyampaian dokumen tersebut dilakukan paling lambat tiga hari kerja setelah pengambilan keputusan bersama mengenai P-APBD 2026.

Evaluasi tersebut akan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan keuangan daerah, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025.

Baca Juga :  LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Rapat Paripurna DPRD Sumenep dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin.

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan dan anggota DPRD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, insan pers serta sejumlah undangan lainnya.

Pengesahan P-APBD 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat efektivitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan program pembangunan yang telah direncanakan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Berita Terbaru