PCNU Sumenep Tetapkan Tujuh Pilar Khidmah, Arah Baru Pelayanan Umat

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Silaturahmi PCNU Sumenep.

Foto. Silaturahmi PCNU Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar silaturahim dan ta’aruf Pengurus Harian Tanfidziyah bersama jajaran lembaga serta Aswaja Center, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum awal konsolidasi kepengurusan baru sekaligus penegasan arah gerak organisasi ke depan.

Ketua PCNU Sumenep terpilih, KH Md Widadi Rahim, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab historis dalam menjaga dan menguatkan paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Ia menekankan lima pilar Aswaja sebagai fondasi gerakan jamiyah, yakni tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), i’tidal (adil), serta amar ma’ruf nahi munkar.

“Kita terpanggil untuk terus berkhidmah sebagai bentuk terima kasih kepada para muassis yang telah mengatur cara kita beragama sejak kecil,” ujar Kiai Widadi dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa NU merupakan wadah pengabdian yang menuntut keikhlasan serta komitmen pelayanan kepada umat. Oleh karena itu, penyusunan struktur kepengurusan dilakukan melalui proses seleksi dengan sejumlah indikator penilaian.

“NU bukan lembaga profit, melainkan organisasi pengabdian. Karena itu, pengurus harus siap melayani umat,” tegasnya.

Menurut Widadi, sekitar 80 persen komposisi kepengurusan saat ini diisi kader usia produktif dengan latar belakang pendidikan sarjana hingga doktor. Komposisi tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi dalam merespons dinamika sosial yang terus berkembang.

Baca Juga :  JSI Desak Presiden Prabowo Hentikan Sementara MBG di Madura: Dinilai Ancam Gizi Anak dan APBN

“Ini bagian dari ikhtiar agar NU Sumenep mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan zaman,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, PCNU Sumenep juga memaparkan rencana strategis yang disusun berdasarkan aspirasi warga nahdliyin di berbagai kecamatan. Tiga bidang menjadi prioritas utama, yakni penguatan ekonomi dan kesejahteraan, pengembangan pendidikan dan pesantren, serta peningkatan layanan kesehatan dan sosial.

Baca Juga :  Pesta Rakyat Sumenep! Pamdas Bawa Energi Dahsyat di Panggung Madura Culture Festival 2025

Selain itu, PCNU Sumenep menetapkan tujuh pilar khidmah sebagai panduan kerja lembaga di bawah naungan organisasi.

Pilar tersebut meliputi penguatan kelembagaan, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan pertanian, pemikiran keagamaan, bahsul masail perempuan, penguatan seni dan kebudayaan, serta pelayanan di bidang kesehatan, lingkungan hidup, hukum, dan pelayanan publik.

Widadi berharap setiap lembaga dapat menjalankan mandatnya secara optimal agar program yang dijalankan lebih terukur dan tepat sasaran.

“Setiap lembaga harus bekerja sesuai mandatnya agar khidmah PCNU Sumenep benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang bersedia mengabdikan diri di NU Sumenep.
“Semoga kepengurusan ini menjadi jalan kebaikan bagi jamiyah dan umat,” tuturnya

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB