Dukung Imbauan Dewan Pers, PWI Pamekasan Larang Wartawan Meminta THR

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

PAMEKASAN, nusainsider.com — Media Call Center (MCC) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan menyatakan dukungannya terhadap imbauan Dewan Pers yang melarang insan pers meminta tunjangan hari raya (THR) kepada lembaga atau instansi pemerintah menjelang Lebaran.

Meski demikian, PWI Pamekasan menilai masih terdapat persoalan internal di sejumlah perusahaan pers terkait pemenuhan hak kesejahteraan wartawan, khususnya mengenai kepastian pemberian THR.

Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam melalui Ketua MCC PWI Pamekasan Ahmad Jalaluddin Faisol menegaskan bahwa THR merupakan kewajiban perusahaan kepada pekerja, termasuk wartawan.

Tunjangan tersebut bahkan kerap disebut sebagai “Gaji Ketiga Belas” yang seharusnya diberikan kepada karyawan menjelang hari raya.

Namun dalam praktiknya, menurut Faisol, tidak semua perusahaan pers menjalankan kewajiban tersebut secara konsisten.

Baca Juga :  Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

“Hingga H-7 Ramadan, kami masih menerima informasi adanya wartawan yang harus gigit jari karena belum menerima kepastian THR dari perusahaan tempat mereka bekerja,” kata Faisol dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia menambahkan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius PWI Pamekasan karena menyangkut hak dasar pekerja di sektor media.

Sebagai langkah konkret, MCC PWI Pamekasan membuka kanal pengaduan virtual bagi wartawan yang merasa haknya belum dipenuhi oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Layanan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para jurnalis untuk menyampaikan keluhan secara aman dan terverifikasi.

Faisol menjelaskan, kanal pengaduan tersebut juga bertujuan memastikan setiap wartawan memperoleh hak ekonomi yang layak sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

Baca Juga :  Aksi Curanmor Berakhir Cepat, Kakek 67 Tahun Dibekuk Polres Pamekasan

Melalui mekanisme tersebut, wartawan dapat menyampaikan laporan melalui layanan WhatsApp resmi MCC PWI Pamekasan di nomor 082330206714. Setiap laporan yang masuk nantinya akan melalui proses verifikasi terlebih dahulu sebelum ditindaklanjuti oleh tim MCC.

“Semua laporan akan kami verifikasi. Jika memang ditemukan indikasi pelanggaran terhadap hak pekerja, kami siap melakukan advokasi,” ujarnya.

Faisol menegaskan bahwa langkah advokasi tersebut dilakukan agar wartawan yang bersangkutan dapat memperoleh haknya secara layak dan sesuai aturan.

Di sisi lain, ia kembali menegaskan bahwa PWI Pamekasan mendukung penuh imbauan Dewan Pers terkait larangan meminta THR kepada instansi pemerintah, perusahaan, maupun lembaga lain di luar perusahaan tempat wartawan bekerja.

Baca Juga :  Diduga Kebal Hukum, Praktik BBM Subsidi di SPBU Ganding Disebut Tamparan bagi Presiden Prabowo

Menurutnya, praktik meminta THR kepada pihak eksternal dapat mencederai profesionalisme dan independensi profesi jurnalis.

“Kami mendukung penuh profesionalisme wartawan dengan tidak meminta-minta THR ke instansi luar. Namun di sisi lain, perusahaan pers juga harus bertanggung jawab memenuhi kewajiban mereka tepat waktu,” kata Faisol.

PWI Pamekasan berharap melalui langkah ini, kesejahteraan wartawan dapat lebih terjamin sekaligus menjaga marwah profesi jurnalis sebagai pilar penting dalam kehidupan demokrasi.

Selain itu, perusahaan pers juga diharapkan semakin patuh terhadap aturan ketenagakerjaan yang berlaku, khususnya terkait hak-hak dasar pekerja menjelang hari raya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bukan Sekadar Relawan Bencana, Brigade Penolong Sumenep Didorong Jadi Pelopor Gerakan Kemanusiaan
CNN Indonesia Awards 2026 Anugerahkan Special Recognition kepada Haji Her atas Kontribusi untuk Madura
Rekor MURI Kembali Diraih Gubernur Jatim, Senator Lia Istifhama Apresiasi Sedekah Oksigen
Gandeng Forkopimka Pademawu, Bos Ayunda Gelontorkan 50 Tangki Air Layak Konsumsi untuk Warga
PCNU dan Muhammadiyah Desak Pengawasan THM, Satpol PP Sumenep Bergerak
Pengorbanan Suami Berujung Pilu, Dugaan Perselingkuhan Istri Berujung Pengaduan ke Polresta Sumenep
Defisit Rp317 Miliar Ditutup SiLPA, FAKTA Foundation Temukan Selisih Anggaran
Penuh Haru! Senator Lia Istifhama Comeback ke Almamater, Motivasi Siswa Berani Bermimpi

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:59 WIB

Bukan Sekadar Relawan Bencana, Brigade Penolong Sumenep Didorong Jadi Pelopor Gerakan Kemanusiaan

Sabtu, 7 November 2026 - 11:49 WIB

CNN Indonesia Awards 2026 Anugerahkan Special Recognition kepada Haji Her atas Kontribusi untuk Madura

Sabtu, 7 November 2026 - 10:23 WIB

Rekor MURI Kembali Diraih Gubernur Jatim, Senator Lia Istifhama Apresiasi Sedekah Oksigen

Sabtu, 7 November 2026 - 08:51 WIB

Gandeng Forkopimka Pademawu, Bos Ayunda Gelontorkan 50 Tangki Air Layak Konsumsi untuk Warga

Sabtu, 7 November 2026 - 04:55 WIB

PCNU dan Muhammadiyah Desak Pengawasan THM, Satpol PP Sumenep Bergerak

Kamis, 5 November 2026 - 14:26 WIB

Defisit Rp317 Miliar Ditutup SiLPA, FAKTA Foundation Temukan Selisih Anggaran

Kamis, 5 November 2026 - 05:00 WIB

Penuh Haru! Senator Lia Istifhama Comeback ke Almamater, Motivasi Siswa Berani Bermimpi

Selasa, 3 November 2026 - 16:04 WIB

H. Bambang Budianto: Momentum Hari Jadi ke-496 Harus Jadi Awal Kebangkitan Bersama Demi Pamekasan Berkemajuan

Berita Terbaru