Diduga Kebal Hukum, Praktik BBM Subsidi di SPBU Ganding Disebut Tamparan bagi Presiden Prabowo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tangkapan Layar saat SPBU Kecamatan Ganding lakukan pengisian ke Jerigen dan Foto Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Foto. Tangkapan Layar saat SPBU Kecamatan Ganding lakukan pengisian ke Jerigen dan Foto Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

SUMENEP, nusainsider.com — Dugaan penyimpangan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, kembali menuai sorotan publik.

Aktivitas yang disebut-sebut berlangsung berulang kali itu dinilai tidak lagi sekadar pelanggaran administratif, melainkan mengarah pada indikasi adanya jaringan distribusi yang bekerja secara sistematis dan berlangsung dalam rentang waktu cukup lama.

Informasi yang dihimpun Nusainsider.com menyebutkan, praktik pengisian BBM bersubsidi yang diduga tidak sesuai ketentuan bukan hanya terjadi selama dua malam berturut-turut pada Juli 2026. Warga mengaku telah menyaksikan aktivitas serupa berulang kali pada bulan-bulan sebelumnya.

“Kejadian itu bukan hanya bulan Juli. Sebelumnya juga sering terjadi. Seolah sudah menjadi hal biasa, padahal masyarakat lain kesulitan mendapatkan BBM subsidi,” ujar seorang warga kepada Nusainsider.com, Sabtu (4/7/2026).

Fenomena yang terjadi secara berulang tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Sebab, jika dugaan itu benar adanya, maka mustahil praktik tersebut berjalan tanpa adanya pembiaran, lemahnya pengawasan, atau bahkan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang memiliki pengaruh.

Baca Juga :  Jangan Lupa! Besok SMSI Sumenep akan Menggelar Seminar Nasional Bahas Green Economy dan Tantangan Ekologis KEK Madura

Warga menduga terdapat pihak yang selama ini menjadi pelindung atau “King Maker” di balik keberanian oknum pengelola menjalankan aktivitas yang diduga bertentangan dengan regulasi.

Padahal, distribusi BBM subsidi telah diatur secara ketat melalui Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, serta sejumlah ketentuan teknis mengenai tata cara penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.

Apabila dugaan pengisian BBM menggunakan jerigen atau pola distribusi yang tidak sesuai prosedur berlangsung secara berulang dan terorganisasi, maka hal tersebut patut diduga sebagai bagian dari mata rantai penyimpangan distribusi BBM subsidi yang selama ini menjadi perhatian pemerintah pusat.

Ironisnya, praktik yang diduga berlangsung terang-terangan itu terjadi di tengah keluhan masyarakat mengenai terbatasnya akses terhadap BBM bersubsidi. Kondisi tersebut memunculkan kesan bahwa pengawasan terhadap penyaluran energi bersubsidi di daerah masih jauh dari kata optimal.

“Kalau benar ini terjadi berulang kali dan tidak pernah disentuh penegakan hukum, maka publik berhak bertanya, siapa yang membekingi? Mengapa seolah tidak ada rasa takut terhadap aturan?” ungkap warga lainnya.

Masyarakat pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk kepolisian, instansi pengawas distribusi energi, serta pihak terkait lainnya untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan audit menyeluruh terhadap aktivitas distribusi BBM bersubsidi di SPBU Kecamatan Ganding.

Baca Juga :  Aset Daerah untuk Koperasi Merah Putih Dipertanyakan, DPRD Minta Perda

Lebih dari itu, persoalan ini dinilai telah menjadi tantangan terbuka bagi Presiden Republik Indonesia. Sebab, keberadaan BBM subsidi merupakan kebijakan negara yang dibiayai oleh uang rakyat dan diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang berhak menerimanya.

Bila dugaan penyimpangan tersebut terus terjadi tanpa tindakan tegas, maka bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga dapat dimaknai sebagai bentuk pengabaian terhadap kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pulau Sapudi Bangkit, Pemkab Sumenep Susun Skema Bantuan Rehabilitasi

Presiden Republik Indonesia didesak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola distribusi BBM subsidi, khususnya di daerah-daerah yang selama ini kerap diwarnai dugaan penyimpangan.

Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik yang diduga dijalankan secara terstruktur, apalagi jika sampai muncul persepsi publik bahwa ada pihak tertentu yang kebal hukum.

“Jika pemerintah pusat serius memberantas mafia BBM, maka kasus seperti ini tidak boleh berhenti pada pemberitaan semata. Harus ada tindakan nyata, investigasi mendalam, dan pembongkaran aktor-aktor di baliknya. Sebab, apabila dibiarkan, maka marwah negara dan citra Presiden benar-benar telah diinjak-injak di ujung timur Pulau Madura,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Kecamatan Ganding belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut.

Nusainsider.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru