Kadisbudporapar Lepas Patrol Sahur On The Road di Sumenep, Puluhan Grup Tong-tong Meriahkan Jalanan Ramadan

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pelepasan Patrol sahur On the Road oleh Disbudporapar, FKPPI dan Patots di depan Masjid Jamik setempat

Foto bersama Pelepasan Patrol sahur On the Road oleh Disbudporapar, FKPPI dan Patots di depan Masjid Jamik setempat

SUMENEP, nusainsider.com Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, secara resmi melepas kegiatan Musik Patrol Sahur On The Road yang digelar di depan Masjid Jamik Sumenep hingga Perempatan Pelar, Desa Pandian, Ahad (15/3/2026) dini hari.

Kegiatan yang menjadi salah satu tradisi khas Ramadan di Kota Keris tersebut berlangsung meriah dengan diikuti puluhan grup musik tong-tong dari berbagai wilayah.

Para peserta tampak berbaris rapi sembari memainkan alunan musik patrol yang merdu dan harmonis sepanjang rute perjalanan.

Alunan kentongan, tabuhan drum sederhana, hingga berbagai alat musik improvisasi khas patrol sahur membuat suasana malam Ramadan di Sumenep semakin hidup.

Irama yang dimainkan para peserta berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati sepanjang jalan yang dilalui rombongan.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan bahwa kegiatan Musik Patrol Sahur On The Road tidak hanya sekadar membangunkan masyarakat untuk bersantap sahur.

Baca Juga :  Madura Pop Talent Sumenep 2025 Berlangsung Sukses, 10 Peserta Melaju ke Babak Selanjutnya. Berikut Daftarnya

Menurutnya, tradisi tersebut memiliki nilai budaya dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat Sumenep.

“Lebih dari sekadar membangunkan sahur, tradisi musik patrol ini juga menjadi ajang silaturahmi antar masyarakat sekaligus upaya pelestarian budaya lokal yang sudah turun-temurun,” ujar Faruk kepada media nusainsider.com, ahad 15 Maret 2026.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan kreativitas mereka dalam menciptakan musik patrol menggunakan alat-alat sederhana yang ada di sekitar mereka.

“Dengan berbagai inovasi yang dilakukan para peserta, musik yang dihasilkan menjadi semakin beragam dan menarik untuk dinikmati,” imbuhnya.

Faruk sapaan akrabnya menjelaskan bahwa kegiatan ini dijadwalkan rutin setiap malam Minggu selama bulan Ramadan.

Menurutnya, Patrol Sahur On The Road bukan sekadar hiburan jalanan, melainkan juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus misi sosial untuk membangunkan warga sahur dengan cara yang artistik dan menghibur.

“Momen ini menjadi ajang bagi setiap peserta Patrol Sahur On The Road untuk menunjukkan kekhasan aransemen mereka, mulai dari sinkronisasi nada kentongan hingga improvisasi alat musik tiup yang memukau,” jelasnya.

Faruk Hanafi, yang akrab disapa Faruk, menegaskan bahwa penampilan di garis start sengaja dirancang agar masyarakat dapat menikmati kualitas musikalitas setiap paguyuban secara utuh sebelum rombongan memulai perjalanan.

Baca Juga :  Komwasjak ke Madura: Kepatuhan Pajak Tak Cukup Sanksi, Perlu Edukasi dan Kemitraan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Paguyuban Patots, FKPPI, serta seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja sama sejak awal Ramadan hingga terselenggaranya kegiatan ini,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan Patrol Sahur On The Road ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai tradisi yang memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal Sumenep.

“Semoga kegiatan ini terus berkembang, semakin meriah, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumenep,” tutupnya.

Sementara itu, pantauan nusainsider.com di lapangan menunjukkan ribuan pasang mata memadati sepanjang jalan yang dilalui rombongan musik patrol. Warga tampak antusias menyaksikan penampilan para peserta hingga rombongan mencapai titik akhir atau finish di Perempatan Pelar, Desa Pandian, Sumenep.

Baca Juga :  Kadisdik Sumenep Upayakan Realisasi Bansos Bagi Guru Non PNS Tahun 2023

Salah satu penonton yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat menantikan tradisi patrol sahur setiap Ramadan.

“Musik patrol ini adalah tradisi yang sangat dinanti. Dengan adanya sistem penilaian melalui like di TikTok MaduraIndepth, kami harap para pemuda semakin semangat berkreativitas dan masyarakat semakin merasa memiliki tradisi ini,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Paguyuban Patots dalam kegiatan tersebut memberikan ruang bagi komunitas untuk terus melestarikan kebiasaan lama yang sarat nilai positif.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas dengan kemasan keliling membangunkan masyarakat untuk sahur,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru