Kadisdik Sumenep Upayakan Realisasi Bansos Bagi Guru Non PNS Tahun 2023

Rabu, 8 Maret 2023 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra

Foto. Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep upayakan realisasi bantuan sosial (bansos) bagi guru yang belum berstatus sertifikasi atau pegawai negeri sipil (PNS), Rabu (8/3/2023).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdik Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, kepastian mengenai insentif guru yang akan dimaksimalkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

“Jadi, bantuan terhadap guru berupa insentif bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Terutama, bagi guru yang belum berstatus sertifikasi atau PNS,” katanya menjelaskan.

Lebih lanjut, diirinya mengungkapkan bahwa insentif yang sempat tertunda di tahun 2022 kemarin, bisa dipastikan akan segera direalisasikan pada tahun 2023 ini.

“Anggarannya Rp 7,5 miliar untuk bantuan sosial (bansos) guru-guru yang sempat gagal terealisasi itu. Intinya, kami tetap upayakan segera,” katanya menegaskan.

Pria yang akrab disapa Agus itu menambahkan, tertundanya realisasi bantuan bagi guru di tahun 2022 kemarin lantaran kelalaian dalam menginput data penerima, sehingga dikhawatirkan menimbulkan masalah.

“Kami pastikan cair, kami juga bakal ajukan di perubahan anggaran keuangan (PAK), mestinya dianggarkan pada 2023 ini, semoga bisa peroleh dana lagi,” tandasnya.

Sebatas informasi tambahan, Bansos bagi guru yang belum berstatus sertifikasi atau PNS rata-rata setiap guru nanti akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta.

Loading

Baca Juga :  Desak Transparansi, AMPD Minta Kemenag Klarifikasi Isu Pengisian Jabatan Eselon dan PTKIN

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru