Komwasjak ke Madura: Kepatuhan Pajak Tak Cukup Sanksi, Perlu Edukasi dan Kemitraan

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. CEO PT Bawang Mas Group, H Hairul Umam (H. Her) saat menyampaikan sambutannya di hadapan Komwasjak di sela-sela kunjungannya ke Perusahaan miliknya

Foto. CEO PT Bawang Mas Group, H Hairul Umam (H. Her) saat menyampaikan sambutannya di hadapan Komwasjak di sela-sela kunjungannya ke Perusahaan miliknya

PAMEKASAN, nusainsider.com Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak), Amien Sunaryadi, bersama tim melakukan kunjungan kerja ke gudang tembakau milik H. Khairul Umam atau akrab disapa H. Her, CEO PT Bawang Mas Group, di Kabupaten Pamekasan, Rabu (7/1/2026).

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh para pelaku usaha hasil tembakau se-Madura yang berasal dari Kabupaten Pamekasan, Sumenep, dan Sampang, yang selama ini tercatat sebagai wajib pajak di sektor industri rokok dan tembakau.

Dalam sambutannya, H. Her menekankan pentingnya pendampingan dan edukasi perpajakan bagi para pengusaha lokal, khususnya di Madura.

Menurutnya, masih terdapat sebagian pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami regulasi perpajakan, terutama yang berkaitan dengan kewajiban sebagai wajib pajak di sektor hasil tembakau.

“Minimnya pengetahuan ini tentu bukan untuk disalahkan, apalagi sampai diberi sanksi berat. Justru kami berharap ada pembinaan dan pendampingan yang lebih intensif agar para pengusaha dapat menjalankan kewajiban perpajakan secara benar dan bertanggung jawab,” ujar H. Her.

H. Her menilai kehadiran Komwasjak di Madura menjadi angin segar bagi para pengusaha rokok. Menurutnya, edukasi langsung dari lembaga pengawas perpajakan sangat penting untuk membangun kesadaran taat pajak yang berkelanjutan.

“Kalau pelaku usaha paham aturan dan merasa didampingi, maka kepatuhan pajak akan tumbuh secara alami. Ini bukan soal takut sanksi, tetapi soal tanggung jawab bersama untuk pembangunan,” tambahnya

Sementara itu, Ketua Komwasjak Amien Sunaryadi menyampaikan bahwa pihaknya siap menampung berbagai aspirasi, masukan, dan keluhan dari para pengusaha rokok di Madura.

Baca Juga :  Lewat KOPRIFEST, KOPRI Sumenep Tegaskan Peran sebagai Garda Depan Gerakan Perempuan

Seluruh masukan tersebut akan dihimpun dan disampaikan kepada Menteri Keuangan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan perpajakan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Foto. Ketua Komwasjak, Amien Sunaryadi saat berkunjung ke PT Bawang Mas Group dan disambut oleh Seluruh pengusaha di Madura.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan pelaku usaha, khususnya dalam mendorong kepatuhan pajak yang berbasis pemahaman, dialog, dan kemitraan,” tandas Amien.

Amien menegaskan bahwa Komwasjak memiliki mandat untuk mengawasi kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta pengusaha yang bergerak di sektor kepabeanan dan cukai.

“Kami mengawasi DJP, Bea Cukai, dan pengusaha rokok. Hasil dari pengawasan ini akan kami laporkan kepada Kementerian Keuangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amien juga menyampaikan apresiasi kepada H. Her selaku CEO PT Bawang Mas Group yang telah memfasilitasi pertemuan dan diskusi terbuka antara Komwasjak dan para pengusaha rokok Madura.

“Kami berterima kasih kepada H. Her karena telah memfasilitasi pertemuan ini, sehingga kami bisa berdiskusi langsung dan mendengar aspirasi pengusaha rokok di Madura,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh
Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan
Pelestarian Keris Dimulai dari Bangku Sekolah, Disbudporapar Sumenep Siap Dukung
Ribuan Warga Semarakkan Festival Tete Masa 2026, Tradisi Menabur Benih Tembakau Jadi Magnet Wisata

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:55 WIB

Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:55 WIB

Pelestarian Keris Dimulai dari Bangku Sekolah, Disbudporapar Sumenep Siap Dukung

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:43 WIB

Ribuan Warga Semarakkan Festival Tete Masa 2026, Tradisi Menabur Benih Tembakau Jadi Magnet Wisata

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:15 WIB

Ketika Cinta Kalah oleh Prinsip: Patah Hati yang Menyelamatkan Diri

Berita Terbaru