SPPG Ganding Diterpa Isu Kualitas Makanan, Siswa Dilaporkan Muntah

Selasa, 7 April 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menuai sorotan.

Pada Selasa (7/4/2026), sejumlah sekolah melaporkan keluhan terkait kualitas makanan yang disuplai oleh SPPG Ganding.

Keluhan mencuat setelah salah satu siswa di salah satu sekolah mengalami mual hingga muntah usai mengonsumsi makanan yang dibagikan. Peristiwa ini kemudian memicu kekhawatiran di kalangan pihak sekolah dan wali murid.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu MBG yang disajikan pada hari tersebut terdiri dari nasi kuning, tempe, telur dadar, acar, serta agar-agar buah naga. Namun, sejumlah sekolah melaporkan bahwa acar yang diterima dalam kondisi basi, sementara sebagian telur ditemukan tidak layak konsumsi.

“Beberapa sekolah mengeluhkan hal yang sama, terutama pada bagian acar yang berbau dan telur yang kualitasnya kurang baik,” ungkap salah satu sumber dari pihak sekolah.

Keluhan tersebut telah disampaikan melalui grup komunikasi antar sekolah. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pihak SPPG Ganding, termasuk Kepala Dapur, Ahli Gizi, maupun Kepala Koki yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan.

Baca Juga :  Dari Ojhung ke Pariwisata, Strategi Bupati Sumenep Kenalkan Budaya Madura ke Dunia

Alih-alih memberikan klarifikasi, pihak SPPG Ganding justru mendatangi rumah salah satu pengelola sekolah. Dalam pertemuan tersebut, mereka diduga meng-intervensi dan meminta agar video yang telah dibagikan di grup yang memuat narasi “Siswa Muntah” untuk dihapus.

Selain itu, pihak SPPG juga meminta agar dibuat klarifikasi bahwa kondisi siswa yang muntah bukan disebabkan oleh keracunan makanan, melainkan karena mengonsumsi acar yang berbau serta telur yang diduga telah terkontaminasi.

Baca Juga :  Gala Dinner ASPRIM Bersama Bupati Sumenep Bahas Kerjasama Promosi Hingga Pengembangan Sektor Pariwisata

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Ganding belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut, meskipun informasi mengenai kejadian ini telah beredar luas di media sosial.

Sementara itu, pihak pewarta mengaku masih belum mendapatkan akses untuk melakukan konfirmasi langsung kepada pihak SPPG Ganding.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru