SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo meminta Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan pariwisata (Disbudporapar) setempat agar pengelolaan destinasi wisata terus ditingkatkan, terutama dari sisi fasilitas dan kebersihan lingkungan agar pengunjung merasa nyaman saat berwisata.
Menurutnya, kelengkapan fasilitas hingga kebersihan kawasan wisata menjadi faktor penting dalam menarik minat wisatawan sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Pengelolaan yang baik itu penting,” tegasnya, Jumat (15/5/2026) lalu.
Ia menyampaikan, Kabupaten Sumenep memiliki banyak potensi wisata yang menarik dan beragam. Namun, seluruh potensi tersebut harus dikelola secara maksimal dan profesional di berbagai aspek agar mampu bersaing dan menjadi tujuan wisata unggulan di Madura maupun Jawa Timur.
Bupati Fauzi juga menegaskan bahwa Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumenep perlu dan wajib melakukan pengawasan serta pengecekan lapangan secara berkala untuk memastikan seluruh destinasi wisata tetap terjaga kualitasnya.
Selain itu, para pengelola wisata diminta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung, mulai dari keamanan, kenyamanan, hingga penataan area wisata yang lebih menarik dan tertata.
“Jika wisata dikelola dengan baik, maka pengunjung akan merasa nyaman dan tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi warga sekitar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap seluruh pihak, baik pengelola maupun masyarakat, ikut menjaga kebersihan serta mendukung pengembangan sektor pariwisata demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi mengaku siap menjalankan arahan dan instruksi Bupati Sumenep dalam meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata di daerah tersebut.
Berbagai upaya, kata Faruk, telah mulai dilakukan di sejumlah lokasi wisata, mulai dari pembenahan fasilitas umum, peningkatan kebersihan kawasan wisata hingga koordinasi bersama para pengelola dan masyarakat setempat agar tercipta destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha wisata dan atau Pokdarwis.
“Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pengelolaannya harus benar-benar maksimal,” ungkapnya.
Faruk sapaan akrabnya menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap seluruh destinasi wisata di Kabupaten Sumenep guna memastikan pelayanan kepada wisatawan tetap terjaga dengan baik.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas destinasi wisata agar semakin menarik dan mampu memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung,” Tutupnya.
![]()
Penulis : Wafa
















