PAMEKASAN, nusainsider.com — Malam 1 Suro yang identik dengan doa, refleksi diri, dan harapan baru, berubah menjadi momentum penuh kepedulian dan kebahagiaan melalui kegiatan Live Sedekah Online yang digelar Bani Insan Peduli (BIP) Foundation, Senin malam (15/6/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan ulang tahun Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana penyaluran berbagai bantuan kemanusiaan yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Ribuan netizen yang menyaksikan siaran langsung melalui akun TikTok @bani_insan_peduli menjadi saksi bagaimana berbagai aspirasi masyarakat didengarkan secara langsung.
Mulai dari persoalan ekonomi, kebutuhan pengobatan, hingga masalah sosial yang dihadapi warga disampaikan dalam sesi interaktif tersebut.
Di tengah jalannya siaran, Ali Zainal Abidin bersama manajemen BIP Foundation langsung mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu bantuan diberikan kepada seorang janda lanjut usia asal Desa Kacongan yang membutuhkan biaya operasi. Melalui siaran tersebut, BIP Foundation langsung menyetujui bantuan sebesar Rp5 juta untuk membantu proses pengobatannya.
Tidak hanya itu, BIP juga menyalurkan bantuan sebesar Rp100 juta kepada sebuah panti asuhan yatim dan jompo yang dikelola oleh anggota kepolisian. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keberlangsungan pelayanan sosial bagi anak yatim dan para lansia yang selama ini diasuh di lembaga tersebut.
Momen haru kembali terjadi saat sebuah keluarga yang tengah berjuang membiayai operasi anggota keluarganya karena tidak memiliki BPJS menyampaikan keluh kesah melalui siaran langsung. Tanpa menunggu lama, manajemen BIP Foundation langsung mengalokasikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk membantu biaya pengobatan.
Suasana siaran semakin semarak ketika Ali Zainal Abidin mengumumkan program spesial dalam rangka ulang tahunnya. Ia menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta bagi masyarakat yang lahir pada tanggal 16 Juni dan dapat menunjukkan identitas yang sah.
Pengumuman tersebut disambut antusias oleh ribuan penonton. Kolom komentar dipenuhi ucapan selamat ulang tahun, doa, serta apresiasi terhadap konsistensi program-program kemanusiaan yang selama ini dijalankan BIP Foundation.
Sepanjang siaran berlangsung, berbagai bantuan lain juga terus disalurkan kepada masyarakat yang melakukan sambungan langsung atau on cam. Sejumlah penerima manfaat bahkan terlihat menahan haru ketika permohonan mereka langsung direspons dan diputuskan saat siaran masih berlangsung.
Ali Zainal Abidin mengatakan bahwa momentum Malam 1 Suro dan ulang tahunnya sengaja dijadikan sebagai sarana berbagi manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau Allah masih memberikan umur, maka yang harus ditambah bukan sekadar usia, tetapi juga manfaat untuk sesama. Semoga apa yang dilakukan malam ini bisa sedikit membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Menurutnya, ulang tahun bukan hanya tentang perayaan pribadi, melainkan kesempatan untuk bersyukur dengan cara berbagi kepada sesama.
Selama ini, Bani Insan Peduli (BIP) Foundation dikenal aktif menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan. Ribuan anak yatim, kaum dhuafa, lansia, dan penyandang disabilitas telah merasakan manfaat dari berbagai kegiatan yang dijalankan lembaga tersebut.
Saat ini, BIP Foundation juga tengah mempersiapkan sejumlah program besar, di antaranya khitan gratis bagi sekitar 1.000 anak, pembangunan Rumah Tahfidz Ainun Bani, pembagian ribuan tas sekolah untuk anak yatim dan dhuafa, serta program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu.
Dalam beberapa bulan terakhir, BIP Foundation juga menjadi perhatian publik setelah menyalurkan belasan sapi kurban berukuran jumbo di berbagai wilayah Madura dan Jawa Timur serta menggelar santunan untuk ribuan anak yatim dan kaum dhuafa.
Hingga akhir siaran, ribuan netizen masih terus memadati live streaming yang berlangsung. Malam 1 Suro pun tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga berubah menjadi malam berbagi, malam harapan, dan malam kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi banyak orang yang menyaksikan, malam itu menjadi bukti bahwa kebahagiaan sejati bukanlah saat menerima, melainkan ketika mampu menghadirkan manfaat dan harapan bagi sesama.
![]()
Penulis : Wafa
















