Madura Jadi Pusat Perhatian Nasional, TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Empat Kabupaten

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

MADURA, nusainsider.com Pulau Madura akan menjadi pusat perhatian nasional pada pertengahan tahun 2026. Selama dua bulan penuh, mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan menggelar Karya Bakti TNI AD Skala Besar yang mencakup empat kabupaten sekaligus, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Program yang berada di bawah tanggung jawab langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan pengabdian dan pembangunan terbesar yang pernah dilaksanakan di Pulau Garam.

Ribuan prajurit TNI akan bergotong royong bersama masyarakat untuk membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas kesehatan, memperbaiki lingkungan, serta menghadirkan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya terdapat 502 sasaran fisik yang akan dikerjakan selama pelaksanaan program. Sasaran tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan 33 jembatan, 47 sumur bor, 20 tempat ibadah, 400 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan MCK, serta 2 sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Madura.

Baca Juga :  Sapi Milik H. Fathor Rosi Tak Terkalahkan di Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, TNI AD juga menyiapkan berbagai program nonfisik yang bernilai kemanusiaan tinggi.

Sedikitnya 355 operasi katarak gratis, 1.000 kantong donor darah, 300 peserta khitan massal, 400 peserta bakti kesehatan, 200 titik bakti lingkungan, serta 4 operasi bibir sumbing akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.

Di bidang lingkungan hidup, TNI AD turut menyiapkan gerakan penghijauan besar-besaran melalui penanaman 2.000 pohon trembesi di berbagai lokasi strategis. Program ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi generasi mendatang.

Dari empat kabupaten yang menjadi lokasi kegiatan, Kabupaten Sumenep menjadi wilayah dengan sasaran terbanyak, yakni 142 titik, disusul Pamekasan 124 titik, Bangkalan 123 titik, dan Sampang 113 titik.

Baca Juga :  Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Meski demikian, jumlah sasaran tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah. Hingga saat ini, jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan unsur terkait masih melakukan pendataan serta verifikasi kebutuhan masyarakat di lapangan.

Karena itu, tidak menutup kemungkinan sejumlah program fisik maupun nonfisik lainnya akan ditambahkan sesuai kebutuhan dan kondisi riil masyarakat di masing-masing daerah.

Langkah tersebut dilakukan agar manfaat Karya Bakti TNI AD benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Madura.

Sebagai tanda dimulainya program, upacara pembukaan direncanakan digelar di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggo Sukowati, Pamekasan.

Kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga warga dari berbagai penjuru Madura.

Sejumlah perwira tinggi TNI berbintang juga dijadwalkan hadir dalam agenda yang diprediksi menjadi perhatian nasional tersebut.

Karya Bakti TNI AD merupakan salah satu program unggulan yang selama ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Baca Juga :  Exodus Jadi Simbol Kebangkitan Rokok Madura di Panggung Nasional

Melalui program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir secara langsung membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan, pelayanan sosial, dan berbagai kegiatan kemanusiaan.

Antusiasme masyarakat menjelang pelaksanaan kegiatan mulai terlihat. Banyak warga menyambut baik program tersebut karena dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari akses air bersih, hunian layak, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.

Dengan semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat”, Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak berupa bangunan dan fasilitas yang berdiri kokoh, tetapi juga menghadirkan harapan baru, mempererat persatuan, serta menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun Madura yang lebih maju, hijau, dan sejahtera.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

BAZNAS Sumenep Dukung KKN Internasional STITA ke Malaysia melalui Program Sumenep Cerdas 2026
Festival Sape Sonok Madura 2026 Digelar 9 Agustus, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Leluhur
Al-Huda Gelar Halaqoh Parenting, Orang Tua Diajak Tinggalkan Pola Asuh Otoriter
Annuqayah Mantapkan Kiprah Global, 22 Mahasiswa Jalani KKN Internasional di Mekkah dan Jeddah
Pemkab Brebes Berguru ke Sumenep, Pelestarian Budaya dan Pendidikan Jadi Daya Tarik
Nyaris Lolos dari Bandara Juanda, Kurir Sabu dan Ekstasi Disergap Berkat Analisis Risiko Bea Cukai
Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta
Dari Gerbang hingga Taneyan, Pemuda Pocang Temor Hidupkan Semangat Merah Putih dengan Gotong Royong

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:27 WIB

BAZNAS Sumenep Dukung KKN Internasional STITA ke Malaysia melalui Program Sumenep Cerdas 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:52 WIB

Festival Sape Sonok Madura 2026 Digelar 9 Agustus, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Leluhur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Al-Huda Gelar Halaqoh Parenting, Orang Tua Diajak Tinggalkan Pola Asuh Otoriter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Annuqayah Mantapkan Kiprah Global, 22 Mahasiswa Jalani KKN Internasional di Mekkah dan Jeddah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Brebes Berguru ke Sumenep, Pelestarian Budaya dan Pendidikan Jadi Daya Tarik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Dari Gerbang hingga Taneyan, Pemuda Pocang Temor Hidupkan Semangat Merah Putih dengan Gotong Royong

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:37 WIB

P4GI Desak Pemerintah Hentikan Penetapan Harga Garam Sepihak oleh Pabrik, Tagih Amanat UU Nomor 7 Tahun 2016

Berita Terbaru