Tingkatkan Mutu Layanan, RSUD Sumenep Gelar Pelatihan Validasi Data Rumah Sakit

Senin, 11 Mei 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memperketat sistem validasi data pelayanan kesehatan di tengah meningkatnya tuntutan layanan medis yang cepat, presisi, dan minim kesalahan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga keselamatan pasien melalui akurasi data medis yang menjadi dasar setiap keputusan klinis.

Komitmen itu diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Validasi Data yang digelar di Ruang Pertemuan Smiley lantai 3 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari strategi rumah sakit dalam memperkuat sistem mutu pelayanan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kesalahan medis akibat data yang tidak valid.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa rumah sakit modern tidak cukup hanya mengandalkan kecepatan pelayanan, tetapi juga harus ditopang oleh ketepatan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Rumah sakit modern tidak lagi hanya bertumpu pada kecepatan layanan, tetapi harus berdiri di atas ketepatan data sebagai dasar setiap keputusan klinis,” ujar dr. Erliyati, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, validasi mutu merupakan sistem pengawasan menyeluruh untuk memastikan seluruh pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, mulai dari prosedur medis, penggunaan alat kesehatan, sistem pelayanan, hingga hasil akhir layanan kepada pasien.

Baca Juga :  SMSI Kota Keris Sumenep Siap Hadir dan Sukseskan Musprov Jatim 2025

Ia menjelaskan bahwa validasi tidak dilakukan hanya sekali, melainkan melalui proses pengukuran, evaluasi, dan pembuktian berulang agar mutu pelayanan tetap konsisten dan aman.

“Tanpa validasi yang kuat, risiko kesalahan medis, infeksi rumah sakit, hingga kejadian tidak diharapkan bisa meningkat dan berdampak langsung pada keselamatan pasien,” katanya.

Bahkan, lanjut dr. Erliyati, satu kesalahan data dapat memicu keputusan klinis yang berisiko fatal terhadap pasien. Karena itu, RSUD Sumenep menempatkan validasi data sebagai bagian penting dalam sistem perlindungan pasien.

Dalam pelatihan tersebut, sejumlah titik rawan pelayanan rumah sakit menjadi fokus pembahasan. Mulai dari proses pendaftaran pasien, pelayanan rawat inap, tindakan operasi, hingga pemberian obat yang seluruhnya harus berada dalam pengawasan mutu secara ketat.

“Validasi alat kesehatan juga menjadi perhatian serius untuk memastikan seluruh perangkat medis bekerja presisi melalui kalibrasi dan pengujian rutin,” tandasnya.

Selain itu, validasi rekam medis dan dokumentasi pelayanan disebut menjadi fondasi utama dalam menjaga keakuratan laporan indikator mutu rumah sakit. Program keselamatan pasien juga mendapat perhatian khusus, terutama dalam aspek identifikasi pasien, pencegahan infeksi rumah sakit, dan keamanan penggunaan obat berisiko tinggi.

“Seluruh proses validasi dilakukan secara sistematis mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, analisis data, hingga tindak lanjut perbaikan terhadap setiap ketidaksesuaian yang ditemukan dalam pelayanan,” jelasnya.

RSUD Sumenep juga terus memantau berbagai indikator mutu pelayanan, seperti angka infeksi rumah sakit, waktu tunggu pasien, kepuasan pasien, ketepatan pemberian obat, angka pasien jatuh, hingga tingkat keberhasilan tindakan operasi.

Baca Juga :  Ngopeni Songennep”: Spirit Merawat dan Membangun Sumenep di Usia ke-756

Meski demikian, rumah sakit mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, sistem digitalisasi yang belum optimal, hingga budaya ketelitian data yang masih perlu diperkuat di beberapa unit pelayanan.

Namun, dr. Erliyati menegaskan bahwa mutu pelayanan bukan ruang kompromi.

“Tidak ada toleransi untuk data yang salah, tidak ada ruang untuk prosedur yang tidak tervalidasi, dan tidak ada kelonggaran terhadap risiko yang mengancam keselamatan pasien,” tegasnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat kemampuan validator mutu unit dalam memastikan seluruh data pelayanan tervalidasi secara benar, akurat, dan konsisten di setiap proses layanan kesehatan.

“Keselamatan pasien bukan sekadar target layanan, tetapi komitmen yang dimulai dari satu hal paling mendasar, yakni kebenaran data,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:27 WIB

Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru