BONDOWOSO, nusainsider.com — Sebanyak 17 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya Kelompok 195 resmi memulai kegiatan pengabdian di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, Senin (22/6/2026) kemarin.
Mengusung tema “Membangun Budaya Hidup Bersih untuk Mendukung Kesehatan Lingkungan Berkelanjutan”, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesehatan lingkungan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan warga setempat.
Kegiatan pembukaan KKN berlangsung di Balai Desa Tlogosari. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Tlogosari, tokoh masyarakat, perwakilan Dinas Kesehatan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Pemerintahan Desa Tlogosari, Basyari Alwi, yang mewakili Kepala Desa Tlogosari, perwakilan Dinas Kesehatan Chandra, serta sejumlah perangkat desa lainnya.
Dalam sambutannya, Basyari Alwi menyampaikan pesan dan amanat Kepala Desa Tlogosari yang berhalangan hadir menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat datang kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian selama masa KKN.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, melainkan bentuk nyata pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kedatangan adik-adik mahasiswa di sini bukanlah sekadar rutinitas akademik. Ini adalah panggilan jiwa, wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kami sangat menyambut baik kehadiran kalian. Desa ini bukan hanya tempat untuk mengabdi, tetapi juga ruang belajar yang kaya akan nilai-nilai kehidupan,” ujar Basyari Alwi saat membacakan sambutan Kepala Desa.
Ia menambahkan, Desa Tlogosari memiliki berbagai nilai kehidupan dan kearifan lokal yang dapat menjadi sarana belajar bagi mahasiswa.
Di desa tersebut, teori yang diperoleh di bangku kuliah dapat dipadukan dengan realitas kehidupan masyarakat.
Dalam pesan yang sama, Kepala Desa juga mengajak para mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta menjadikan Desa Tlogosari sebagai rumah kedua selama menjalankan program KKN.
“Jangan pernah merasa asing di sini. Anggap saja desa ini adalah rumah kedua kalian. Bapak-bapak, ibu-ibu, serta seluruh warga di sini sudah kami siapkan untuk menerima kalian layaknya keluarga sendiri,” lanjutnya.
Kepala Desa berharap para mahasiswa dapat menjadi bagian dari masyarakat, mendengarkan berbagai aspirasi warga, sekaligus berbagi pengetahuan yang dimiliki.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat akan melahirkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan.
“Jadilah bagian dari kami, dengarkan cerita kami, dan biarkan kami juga belajar dari cara kalian melihat dunia. Kolaborasi yang baik akan melahirkan program-program yang bukan hanya bermanfaat, tetapi juga berkelanjutan,” katanya.
Menutup sambutan tersebut, Kepala Desa melalui Basyari Alwi menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKN berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.
“Selamat berkarya, adik-adik mahasiswa. Semoga perjalanan ini menjadi catatan manis dalam hidup kalian, dan menjadi cerita yang selalu dirindukan di kemudian hari,” tutupnya.
Dengan dibukanya kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 195 secara resmi memulai rangkaian pengabdian di Desa Tlogosari.
Program yang akan dijalankan menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang hadir di tengah masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesehatan lingkungan, para mahasiswa diharapkan mampu mendorong tumbuhnya budaya hidup bersih yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tlogosari.
![]()
Penulis : Wafa
















