Tak Sekadar Hunian, KNMP Hadirkan Dermaga hingga Cold Storage untuk Nelayan

Selasa, 16 September 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Konferensi pers KKP RI terkait pembangunan kampung nelayan merah putih yang digelar di Jakarta, Senin (15/9/2025) (FOTO: Shofi Ayudiana/ANTARA)

Foto. Konferensi pers KKP RI terkait pembangunan kampung nelayan merah putih yang digelar di Jakarta, Senin (15/9/2025) (FOTO: Shofi Ayudiana/ANTARA)

JAKARTA, nusainsider.com Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) resmi menetapkan 65 lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama sebagai langkah awal dari target 100 kampung nelayan yang dibangun sepanjang 2025.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 55 Tahun 2025. Ketua Tim Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Trian Yunanda, menyampaikan bahwa proyek tahap pertama ini ditargetkan rampung pada 2 Desember 2025 dengan total anggaran mencapai Rp1,34 triliun.

“Sebanyak 65 lokasi sudah ditetapkan dan saat ini dalam tahap persiapan pelaksanaan. Penyelesaian ditargetkan pada awal Desember 2025,” ujar Trian dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Untuk memenuhi target 100 kampung nelayan tahun ini, KKP tengah mengajukan tambahan anggaran bagi 35 lokasi tahap kedua melalui mekanisme Anggaran Belanja Tambahan (ABT) ke Kementerian Keuangan.

“Sebanyak 35 lokasi tahap kedua sedang kami ajukan penganggarannya dan diharapkan dapat mulai berjalan pada akhir Oktober 2025,” tambahnya.

Adapun 65 lokasi tahap pertama tersebar di sejumlah provinsi, yakni Aceh, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.

Baca Juga :  Ayam Berbau di MBG Pordapor Picu Protes, Warga Minta Evaluasi

Di kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Ditjen Perikanan Tangkap KKP, Mahrus, menegaskan bahwa program KNMP tidak semata membangun hunian nelayan, tetapi juga menghadirkan infrastruktur terintegrasi.

Fasilitas yang disiapkan meliputi dermaga, jalan akses, drainase, penerangan listrik, cold storage, pabrik es, bengkel nelayan, kios logistik, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

“Program ini juga dirancang untuk mendukung sistem penangkapan ikan terukur berbasis kuota, sehingga tata kelola perikanan semakin adil dan berkelanjutan,” jelas Mahrus.

KKP memproyeksikan setiap Kampung Nelayan Merah Putih mampu menyerap sekitar 700 tenaga kerja, baik nelayan maupun operator fasilitas produksi. Dengan target 100 lokasi pada 2025, program ini diyakini dapat membuka hingga 7.000 lapangan kerja permanen.

Baca Juga :  Dinkes Sumenep Ambil Sampel Air MBG: Jamin Kelayakan dan Higienitas Dapur Sekolah

Selain itu, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan kapal perikanan untuk meningkatkan produktivitas di lokasi KNMP. Selama proses pembangunan berlangsung, proyek konstruksi turut membuka peluang kerja tambahan bagi masyarakat sekitar.

Program KNMP menjadi bagian dari target jangka panjang pemerintah untuk membangun 1.100 kampung nelayan hingga 2029. Sebanyak 250 lokasi tambahan bahkan telah dialokasikan dalam dokumen DIPA APBN 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan penguatan sektor perikanan nasional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau
Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:24 WIB

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:52 WIB

Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Berita Terbaru