Menebar Manfaat Tanpa Henti, BIP Foundation Dukung Pengembangan Sarana Dakwah di Sumenep

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Founder Bani Insan Peduli (BIP) H Zainal Abidin saat memantau Langsung Progres Pembangunan Padepokan Aoleng milik Ke Bahir di Sumenep

Foto. Founder Bani Insan Peduli (BIP) H Zainal Abidin saat memantau Langsung Progres Pembangunan Padepokan Aoleng milik Ke Bahir di Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Komitmen dalam menebar manfaat kepada masyarakat terus ditunjukkan Bani Insan Peduli (BIP) Foundation. Setelah menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan bagi ribuan anak yatim, kaum dhuafa, hingga warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, lembaga tersebut kembali melanjutkan kiprahnya melalui dukungan terhadap pengembangan sarana dakwah dan pembinaan umat.

Pada Selasa (23/6/2026), Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin, melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Padepokan “AOLENG Bersama Allah” yang diasuh oleh Kiai Baher di Kabupaten Sumenep, Madura.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus dukungan terhadap pengembangan pusat kegiatan keagamaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Padepokan AOLENG Bersama Allah merupakan salah satu fasilitas pembinaan spiritual yang pembangunannya mendapat dukungan dari H. Ali Zainal Abidin.

Kehadirannya diharapkan menjadi pusat dakwah, pembelajaran agama, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, H. Ali Zaenal Sapaan akrabnya meninjau secara langsung progres pembangunan padepokan yang nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, pembinaan spiritual, serta penguatan ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Ia berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat berjalan lebih cepat dan terus dikembangkan agar mampu menampung berbagai aktivitas dakwah dan pembinaan umat secara optimal.

“Semua manusia sama di hadapan Allah. Yang paling mulia adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat kepada orang lain,” ujar H. Ali Zainal Abidin.

Menurutnya, setiap bentuk kebaikan yang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui kegiatan kemanusiaan maupun dakwah, layak mendapatkan dukungan bersama.

Ia menegaskan bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT. Perbedaan yang sesungguhnya terletak pada tingkat ketakwaan dan kontribusi yang diberikan kepada sesama.

Sementara itu, Kiai Baher menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan terhadap pembangunan padepokan tersebut.

Ia mengaku terharu karena dukungan dari berbagai pihak, termasuk BIP Foundation, membuat proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan harapan besar bagi pengembangan kegiatan dakwah di masa mendatang.

Kiai Baher juga memanjatkan doa agar H. Ali Zainal Abidin senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan dalam menjalankan berbagai program sosial maupun kemanusiaan melalui BIP Foundation.

“Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, umur panjang yang penuh keberkahan, serta dimudahkan dalam menebar manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kiai Baher sendiri dikenal luas oleh masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep. Melalui metode dakwah yang sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat, ia mengajak umat untuk memperbanyak zikir, mengingat Allah SWT, dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Dorong Swasembada Pangan, DKPP Sumenep Usulkan Oplah di 4 Wilayah Baru

Penampilannya yang sederhana serta kebiasaannya berkeliling menggunakan kendaraan sederhana menjadikannya sosok yang akrab dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dukungan terhadap pembangunan Padepokan AOLENG Bersama Allah menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BIP Foundation dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Sebelumnya, lembaga tersebut telah melaksanakan berbagai program sosial di sejumlah daerah di Jawa Timur. Melalui program BIP Tour Jatim, misalnya, BIP Foundation menyalurkan bantuan lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Lamongan.

Bantuan tersebut mencakup pembangunan masjid, penyediaan ambulans, bantuan hewan ternak, dukungan aset yayasan, hingga program pemberdayaan bagi penyintas gangguan kejiwaan yang telah pulih.

Baca Juga :  DPRD dan Bupati Sumenep Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, BIP Foundation juga aktif menyalurkan santunan bagi anak yatim, bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu, hingga berbagai program pemberdayaan di sejumlah sektor.

Bahkan, lembaga tersebut sebelumnya juga menyalurkan bantuan dengan nilai sekitar Rp2 miliar kepada warga binaan di Lapas Kelas IIA Pamekasan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan sosial.

Sejak berdiri pada tahun 2023, BIP Foundation konsisten menjalankan program kemanusiaan di berbagai bidang. Kegiatannya meliputi santunan yatim dan dhuafa, bantuan kesehatan, pendidikan, bedah rumah, bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, penanganan kebencanaan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian dan peternakan.

Bagi H. Ali Zainal Abidin, seluruh aktivitas tersebut berangkat dari keyakinan bahwa kebermanfaatan bagi sesama merupakan ukuran utama kemuliaan seseorang.

“Kami meyakini bahwa nilai seseorang tidak ditentukan oleh jabatan maupun harta yang dimiliki, melainkan oleh seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain,” tegasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru