Dorong Swasembada Pangan, DKPP Sumenep Usulkan Oplah di 4 Wilayah Baru

Senin, 13 April 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala Dinas Ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Sumenep/Ist nusainsider.com

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala Dinas Ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Sumenep/Ist nusainsider.com

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali mengajukan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) untuk sektor tanaman pangan pada tahun anggaran 2026.

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan serta mendorong swasembada pangan di berbagai daerah sentra produksi pertanian.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengungkapkan bahwa pihaknya telah sukses melaksanakan program Oplah pada tahun 2025. Saat itu, program tersebut juga disertai pembinaan Brigade Pangan (BP) di sejumlah kecamatan, seperti Saronggi, Lenteng, dan Guluk-Guluk.

Baca Juga :  Tahap Akhir Seleksi Sekda Sumenep Rampung, Bupati Segera Tentukan Pilihan

Keberhasilan tersebut menjadi pijakan bagi DKPP untuk kembali mengusulkan sejumlah wilayah agar mendapatkan program serupa pada tahun 2026.

“Program Oplah ini difokuskan pada tanaman pangan, khususnya padi. Untuk tahun ini kami mengusulkan beberapa wilayah seperti Kecamatan Gapura, Ganding, dan Batuan. Sementara untuk wilayah kepulauan, kami mengusulkan Kecamatan Arjasa,” ujar Chainur Rasyid, yang akrab disapa Inung, saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun sebelumnya, setiap item program Oplah mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp46 juta. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan sarana penunjang, seperti irigasi, sekaligus pembentukan Brigade Pangan di setiap titik program.

Baca Juga :  Tolak Main Harga, Petani Sumenep Desak Pedagang Patuhi TIHT

Menurutnya, Brigade Pangan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pengelolaan lahan pertanian dengan pendekatan modern, profesional, dan berbasis keterampilan petani.

“Pada tahun 2025 kami telah membina tiga Brigade Pangan. Tahun ini kami menargetkan jumlahnya bertambah. BP ini sangat penting karena mereka yang akan mengelola lahan secara lebih modern dan berorientasi pada pengembangan usaha pertanian,” jelasnya.

DKPP Sumenep berharap program tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas padi, sehingga dapat mendukung target swasembada pangan nasional.

“Harapannya produksi padi di Sumenep terus meningkat. Program ini memang difokuskan untuk tanaman pangan, terutama padi, sehingga bisa memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang
Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum
Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura
Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan
Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan
Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:23 WIB

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB

Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WIB

Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terbaru