Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi

Foto. Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi

SUMENEP, nusainsider.com Masuknya Festival Musik Tong-Tong Sumenep dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 dinilai membawa dampak lebih luas bagi Kabupaten Sumenep.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya Madura, festival tersebut dinilai mampu menjadi penggerak pariwisata, ekonomi kreatif, serta aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan event budaya berskala besar memiliki manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh para seniman.

Menurutnya, ketika sebuah event mampu menarik masyarakat dari berbagai daerah, maka perputaran ekonomi di sekitar lokasi kegiatan juga berpotensi meningkat.

Dampak tersebut dapat dirasakan berbagai sektor, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, penginapan hingga pelaku ekonomi kreatif lainnya.

“Event seperti ini tentu memberikan efek domino. Bukan hanya untuk budaya, tetapi juga pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujar Faruk Hanafi.

Ia menjelaskan, Festival Musik Tong-Tong Sumenep memiliki kekuatan tersendiri karena mengangkat kesenian tradisional yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Madura.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan 1447 H, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Spirit Sosial dan Ekonomi Syariah

Antusiasme masyarakat yang menyaksikan festival juga menunjukkan bahwa seni tradisional masih memiliki daya tarik kuat ketika dikemas secara kreatif dan menarik.

Faruk menilai, masuknya Festival Musik Tong-Tong Sumenep dalam KEN 2026 sekaligus menjadi peluang untuk memperluas promosi daerah.

Masyarakat yang datang menyaksikan festival tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga berkesempatan mengenal lebih jauh potensi wisata, kuliner, produk UMKM hingga kebudayaan yang dimiliki Sumenep.

“Ketika orang datang karena event, mereka tidak hanya melihat pertunjukannya. Mereka juga bisa menikmati kuliner, membeli produk UMKM, mengunjungi destinasi wisata dan mengenal budaya Sumenep,” katanya.

Menurut Faruk, kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Sederhana Penuh Makna, Polres Sumenep Peringati Hari Jadi Polwan ke-77

Event budaya, kata dia, dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat dari luar Sumenep.

Di sisi lain, Faruk berharap para pelaku seni terus meningkatkan kualitas pertunjukan musik tong-tong, baik dari sisi aransemen, penyajian maupun kreativitas.

Inovasi dinilai penting agar musik tong-tong semakin menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi bagian penting dalam keberlanjutan budaya tersebut.

Namun, pengembangan kreativitas tetap harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga karakter musik tong-tong sebagai bagian dari identitas budaya Madura.

“Yang terpenting adalah bagaimana musik tong-tong terus berkembang dan tetap menjadi bagian dari identitas budaya Madura,” tegasnya.

Faruk juga menilai keberhasilan sebuah event tidak semata-mata diukur dari kemeriahan pelaksanaan ataupun siapa yang keluar sebagai juara.

Baca Juga :  Anggaran Rp4,8 Miliar Raib, Kasus Mangkrak Korupsi PATM dinilai Ajaib

Lebih jauh, sebuah event budaya harus mampu memberikan ruang bagi seniman untuk berkembang sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

Karena itu, keberadaan Festival Musik Tong-Tong dalam kalender KEN 2026 diharapkan terus memberikan manfaat bagi Sumenep.

Manfaat tersebut mencakup penguatan budaya, promosi pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif hingga peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Faruk pun mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, seniman, pelaku UMKM, komunitas dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar setiap event yang digelar di Sumenep tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata.

“Harapannya, event budaya tidak berhenti pada pertunjukan. Ada budaya yang semakin dikenal, pariwisata yang bergerak dan ekonomi masyarakat yang ikut tumbuh,” pungkas Faruk.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
Festival Tong-tong KEN 2026 Diselimuti Polemik, Empat Grup Legendaris Dikabarkan Pilih Boikot
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Senin, 7 September 2026 - 04:43 WIB

Festival Tong-tong KEN 2026 Diselimuti Polemik, Empat Grup Legendaris Dikabarkan Pilih Boikot

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 10:46 WIB

Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Berita Terbaru