RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. KH Imam Hasyim, SH.,MH saat menyampaikan Sambutannya di Rapat Pembahasan RAPBD 2026

Foto. KH Imam Hasyim, SH.,MH saat menyampaikan Sambutannya di Rapat Pembahasan RAPBD 2026

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menekankan pentingnya inovasi dan optimalisasi berbagai potensi daerah sebagai bagian dari strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, dalam rangkaian pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada penerimaan dari sektor yang selama ini menjadi sumber pendapatan daerah. Pemerintah daerah perlu terus mencari terobosan serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

“Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan PAD dan mengoptimalkan potensi daerah,” kata KH Imam Hasyim.

Ia menegaskan, penguatan PAD menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kapasitas fiskal daerah. Dengan PAD yang semakin optimal, pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih besar untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sengketa Aset Pesantren Jemursari, Penggugat Empat Kali Absen dari Persidangan

Karena itu, potensi daerah yang belum tergarap secara maksimal diharapkan dapat diidentifikasi dan dikembangkan dengan pendekatan yang inovatif, efektif, serta tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Rancangan Perubahan APBD 2026 selanjutnya akan memasuki tahapan pembahasan bersama antara DPRD dan Pemkab Sumenep.

Pembahasan tersebut dilakukan untuk menyempurnakan rancangan anggaran sebelum nantinya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses pembahasan antara legislatif dan eksekutif diharapkan dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memperkuat pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga :  Proyek Nelayan Miliaran di Sumenep Mandek, Warga Khawatir Jadi Proyek ‘Bangunan Tanpa Aktivitas’

Dalam pembahasan perubahan APBD, setiap program dan alokasi anggaran akan menjadi bagian dari proses penyempurnaan agar pelaksanaannya dapat berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumenep H Zainal Arifin. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, pimpinan dan anggota DPRD Sumenep, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, para asisten Sekda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembahasan kebijakan anggaran daerah. Dengan adanya sinergi antara DPRD dan Pemkab Sumenep, perubahan APBD 2026 diharapkan dapat diarahkan untuk mendukung prioritas pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Diduga Menyalahi Wewenang, BPD Matanair Keluhkan Kepemimpinan Ahmad Rasidi Hingga Gaji 7 Bulan Dibekukan

Di sisi lain, perhatian terhadap PAD menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya dituntut meningkatkan belanja pembangunan, tetapi juga memperkuat kemampuan daerah dalam menggali sumber-sumber pendapatan yang sah.

Optimalisasi potensi daerah melalui inovasi diharapkan mampu menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Sumenep.

Selanjutnya, hasil pembahasan antara DPRD dan Pemkab Sumenep akan menjadi dasar penyempurnaan Rancangan Perubahan APBD 2026 sebelum ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi
Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding
Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa
Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih

Berita Terbaru