NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan LPP MWCNU Sumenep

Foto. Kegiatan LPP MWCNU Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Sumenep mulai mendorong transformasi pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) melalui penguatan kelembagaan dan gerakan pendidikan hingga tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU).

Langkah tersebut ditandai dengan digelarnya Dialog Pendidikan NU dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama MWC NU se-Kabupaten Sumenep dalam rangkaian NU Education Summit Sumenep 2026, di Aula PCNU Sumenep, Ahad (23/8/2026) malam.

Mengusung tema “Menyiapkan Generasi Unggul, Berkarakter dan Berdaya Saing Menuju Era Keemasan NKRI”, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum dialog tentang pendidikan, tetapi juga menjadi momentum awal untuk membangun arah gerakan pendidikan NU yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan.

LP Ma’arif PCNU Sumenep memandang bahwa tantangan pendidikan ke depan tidak cukup dijawab dengan mempertahankan pola lama.

Lembaga pendidikan NU dituntut mampu meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat karakter dan nilai Aswaja, mengembangkan kompetensi pendidik, memanfaatkan teknologi dan digitalisasi, memperluas kemitraan, serta membangun kemandirian kelembagaan.

Karena itu, penguatan pendidikan NU diarahkan tidak hanya pada satuan pendidikan formal yang telah berada di bawah naungan LP Ma’arif, tetapi juga pada pengembangan ekosistem pendidikan nonformal di lingkungan NU, seperti kursus, pelatihan, pendidikan keterampilan, pembinaan generasi muda, serta berbagai bentuk layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Wow Ada Tempat Nongkrong Baru di Sumenep, HM Cafe & Billiard Hadirkan Kuliner dan Arena Biliar dalam Satu Lokasi

Kegiatan tersebut dihadiri unsur lembaga, badan otonom, serta Aswaja Center NU Kabupaten Sumenep. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menegaskan bahwa pendidikan merupakan agenda bersama seluruh komponen NU, bukan semata-mata tanggung jawab LP Ma’arif.

Ketua LP Ma’arif PCNU Sumenep, Dr. Salamet, menegaskan bahwa penguatan LP Ma’arif hingga tingkat MWC NU menjadi salah satu kunci untuk memperluas dan mempercepat gerakan pendidikan NU di tengah masyarakat.

Menurutnya, MWC NU tidak cukup hanya menjadi struktur administratif organisasi, tetapi juga perlu memiliki gerakan nyata di bidang pendidikan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Kegiatan ini menjadi pecut semangat bagi kita untuk mewujudkan pendidikan NU yang unggul dan berdaya saing. Kita ingin LP Ma’arif tidak hanya hadir sebagai lembaga pengelola pendidikan, tetapi menjadi penggerak lahirnya ekosistem pendidikan NU di setiap wilayah,” ujar Dr. Salamet.

Ia menambahkan, penguatan pendidikan tersebut perlu dibangun secara bertahap melalui pemetaan potensi, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas satuan pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan jejaring dan kemitraan.

Baca Juga :  Dinsos Sumenep Berikan Bantuan RTLH Kepada Korban Kebakaran Desa Kalianget

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Sumenep, KH. Muhammad Husna Nafi, menegaskan bahwa agenda membangun pendidikan NU yang unggul merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur jam’iyah.

“Pendidikan NU yang unggul membutuhkan dukungan dari semua pihak. Tidak bisa hanya dilimpahkan kepada LP Ma’arif saja. Semua lembaga dan badan otonom harus mengambil bagian sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing,” tuturnya.

Menurutnya, sinergi antarunsur NU menjadi modal penting untuk menjadikan pendidikan sebagai salah satu kekuatan utama organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menyiapkan generasi masa depan.

Ruang dialog juga diperkuat dengan kehadiran Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep, Dr. Rusliy, S.Pd., M.Pd. Kehadiran pemangku kepentingan pendidikan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan sinergi antara lembaga pendidikan NU dengan pemerintah serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

Dalam sesi Dialog Pendidikan NU, dua narasumber turut memberikan perspektif strategis mengenai masa depan pendidikan, yakni Dr. Damanhuri, Direktur Pascasarjana Universitas Annuqayah, dan Prof. Muhammad Ali Al-Humaidy, M.Si., Wakil Rektor UIN Madura.

Baca Juga :  DKPP dan DKUPP Sumenep Dorong Peredaran Daging Halal di Pasar Rakyat

Dialog tersebut menjadi ruang untuk melihat pendidikan NU bukan hanya dari perspektif penyelenggaraan satuan pendidikan, tetapi juga dari sisi tantangan perubahan zaman, kualitas sumber daya manusia, karakter generasi, inovasi, dan daya saing pendidikan.

Melalui NU Education Summit Sumenep 2026, LP Ma’arif PCNU Sumenep menargetkan lahirnya gerakan pendidikan NU yang lebih terukur dan berkelanjutan, dengan MWC NU sebagai salah satu basis penggeraknya.

Ke depan, penguatan tersebut diharapkan mampu membangun jejaring pendidikan NU dari tingkat PCNU, MWC NU hingga ranting, sehingga pendidikan tidak hanya berkembang pada satuan pendidikan yang telah ada, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi dan layanan pendidikan baru yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, NU Education Summit Sumenep 2026 diharapkan menjadi titik awal konsolidasi menuju ekosistem pendidikan NU yang unggul, berkarakter, adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing sebuah gerakan pendidikan yang tidak hanya menyiapkan peserta didik untuk hari ini, tetapi juga mempersiapkan generasi NU dan generasi bangsa untuk menghadapi masa depan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim
Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment
JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet
Eduwisata ke Markas TNI, Siswa SLBN Bugih Dapat Pengalaman Belajar Penuh Makna

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:52 WIB

JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Eduwisata ke Markas TNI, Siswa SLBN Bugih Dapat Pengalaman Belajar Penuh Makna

Berita Terbaru