Dari Pantai hingga Pulau, Diskominfo Sumenep Bawa Identitas Kabupaten Kepulauan ke MNV 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Achmad Fauzi wongsojudo, SH.,MH saat berkunjung ke Stan Diskominfo dalam Gelaran Madura Night Vaganza dan Pameran Pembangunan Madura Culture Festival 4 2026 di GOR A Yani

Foto. Achmad Fauzi wongsojudo, SH.,MH saat berkunjung ke Stan Diskominfo dalam Gelaran Madura Night Vaganza dan Pameran Pembangunan Madura Culture Festival 4 2026 di GOR A Yani

SUMENEP, nusainsider.com — Laut bukan sekadar bentang geografis bagi Kabupaten Sumenep. Di balik hamparan perairannya, terdapat aktivitas nelayan, transportasi antarpulau, perdagangan hingga potensi pariwisata yang menjadi denyut kehidupan masyarakat.

Karakter itulah yang coba diangkat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep dalam gelaran Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Melalui stan pembangunan yang mengusung tema “Pantai, Laut, Pulau, Pesisir Menuju Sumenep Kabupaten Kepulauan”, Diskominfo ingin menunjukkan bahwa wajah Sumenep tidak hanya berada di daratan.

Pesan tersebut mendapat perhatian Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyambangi stan Diskominfo, Kamis (27/8/2026).

Kunjungan Bupati menjadi bagian dari rangkaian peninjauan stan pembangunan yang menampilkan program, inovasi dan berbagai potensi Kabupaten Sumenep.

Di stan Diskominfo, Bupati Fauzi melihat langsung konsep yang menggambarkan karakter Sumenep sebagai daerah dengan wilayah daratan sekaligus kepulauan.

Pantai, laut, pulau dan pesisir menjadi kekuatan yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Sumenep. Karena itu, potensi tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi dan inovasi pelayanan publik.

Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Indra Wahyudi mengatakan, tema yang diangkat sengaja dipilih untuk memperkuat identitas Sumenep sebagai kabupaten kepulauan.

“Sumenep memiliki karakter wilayah yang sangat kuat dengan pantai, laut, pulau dan pesisir. Potensi tersebut harus kita kenalkan, sementara teknologi juga harus kita dorong menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujar Indra.

Menurutnya, perkembangan teknologi tidak boleh hanya berhenti pada sistem internal pemerintahan. Lebih jauh, teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Teknologi tidak boleh berhenti sebagai sesuatu yang ada di balik layar pemerintahan. Inovasi harus hadir menjawab persoalan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Kondisi geografis Sumenep yang memiliki banyak wilayah kepulauan, kata Indra, memang menghadirkan tantangan tersendiri.

Baca Juga :  BUMD Sumenep Diambang Skandal? Tunggakan Gaji Capai Miliaran Rupiah

Namun, kondisi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk melahirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Karakter kepulauan ini justru menjadi ruang bagi kita untuk terus berinovasi. Kami ingin setiap inovasi yang dikembangkan memiliki manfaat dan bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian dalam konsep stan Diskominfo adalah Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (SiKaPal).

Inovasi tersebut dikembangkan untuk mendukung keselamatan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut.

Baca Juga :  Tragedi Mahasiswa Bunuh Diri Gegara Bully, Senator Lia: Ini Alarm Krisis Empati Nasional

SiKaPal memanfaatkan perangkat Automatic Identification System (AIS) untuk membantu mendeteksi koordinat kapal atau perahu secara langsung.

Sistem tersebut kemudian terhubung dengan layanan Call Center 112 milik Diskominfo Sumenep.

Pengembangan SiKaPal dimulai sejak 2022. Perangkat AIS telah dipasang pada sejumlah kapal atau perahu masyarakat di beberapa wilayah Sumenep.

Di antaranya Giligenting, Pasongsongan, Ambunten, Batang-Batang, Dungkek, Bluto, Sapudi, Raas, Kangean dan Sapeken.

Kehadiran SiKaPal menjadi gambaran bagaimana teknologi dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang muncul dari karakter geografis Sumenep.

Bagi daerah kepulauan, keselamatan pelayaran menjadi salah satu aspek penting. Mobilitas masyarakat dari satu pulau ke pulau lainnya sangat bergantung pada transportasi laut.

Karena itu, inovasi berbasis teknologi seperti SiKaPal menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem keselamatan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Menariknya, inovasi tersebut juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Sumenep untuk mempelajari SiKaPal sekaligus menjajaki kemungkinan penerapannya di wilayah Gresik.

Kehadiran Diskominfo dalam MNV 2026 pun tidak sekadar menjadi pelengkap pameran pembangunan.

Baca Juga :  Aksi Energik Gita Loka Giga Gemilang Gemparkan Festival Drumband Pamekasan

Stan tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkenalkan program, inovasi serta potensi daerah.

Melalui konsep pantai, laut, pulau dan pesisir, masyarakat diajak melihat Sumenep dari perspektif yang lebih luas.

Wilayah kepulauan bukan hanya bagian dari peta administratif. Di dalamnya terdapat masyarakat dengan aktivitas ekonomi, budaya dan kebutuhan pelayanan yang memiliki karakter tersendiri.

Karena itu, pembangunan di Sumenep dituntut mampu menjangkau masyarakat di daratan maupun kepulauan.

Teknologi menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan pelayanan dan menghadirkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kunjungan Bupati Fauzi ke stan Diskominfo sekaligus memperlihatkan bahwa inovasi digital menjadi bagian dari arah pembangunan daerah.

Dari ruang pameran MNV 2026, Diskominfo ingin menyampaikan satu pesan: kemajuan teknologi tidak harus menjauhkan pemerintah dari karakter daerah. Sebaliknya, teknologi harus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Dan bagi Sumenep, kebutuhan itu terbentang luas dari daratan hingga laut, dari pesisir hingga pulau-pulau yang menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026
Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal
KlikTimes, LensaMadura dan NusaInsider Berkolaborasi, Media Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Seni
OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan
Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:39 WIB

KlikTimes, LensaMadura dan NusaInsider Berkolaborasi, Media Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Seni

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Berita Terbaru

Foto. Ach Toifur Ali Wafa, Pimred nusainsider.com

Hukum

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 01:02 WIB