Hari Batik Nasional 2026, Bappeda Sumenep: Batik Perkuat Jati Diri dan Gerakkan Ekonomi Rakyat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Flayer Ucapan Hari Batik Nasional 2 Oktober dari Kepala Bappeda Sumenep

Foto. Flayer Ucapan Hari Batik Nasional 2 Oktober dari Kepala Bappeda Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap 2 Oktober menjadi momentum untuk kembali meneguhkan batik sebagai bagian penting dari identitas dan warisan budaya Indonesia.

Pesan tersebut turut disampaikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep melalui ucapan Hari Batik Nasional 2026 yang mengusung semangat “Batik untuk Indonesia, Warisan Budaya untuk Generasi.”

Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, ASEAN Eng, menegaskan bahwa batik memiliki nilai yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar produk sandang.

Dalam pesan yang disampaikan melalui peringatan Hari Batik Nasional tersebut, batik dipandang sebagai warisan budaya yang memiliki peran dalam memperkuat jati diri bangsa, mendorong kreativitas, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

“Batik adalah warisan budaya yang memperkuat jati diri bangsa, mendorong kreativitas, dan menggerakkan perekonomian rakyat,” demikian pesan yang tercantum dalam ucapan Bappeda Sumenep.

Menurutnya, keberadaan batik perlu terus dirawat dan dikenalkan kepada generasi muda. Pelestarian batik bukan hanya menyangkut keberlangsungan motif dan teknik pembuatannya, tetapi juga bagaimana nilai budaya tersebut tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Semangat tersebut menjadi semakin relevan di tengah perkembangan industri kreatif. Batik dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui usaha kerajinan, fesyen, hingga produk kreatif berbasis budaya lokal.

Baca Juga :  Pemdes Batuputih Daya Bentuk Kopdes Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi

Bagi Kabupaten Sumenep, kekayaan budaya lokal menjadi salah satu potensi yang dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Keberadaan batik dan berbagai produk budaya lainnya dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara berkelanjutan.

Peringatan Hari Batik Nasional 2026 juga menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan lintas generasi. Generasi muda tidak hanya diharapkan menjadi pengguna, tetapi juga turut mengenal, mencintai, mengembangkan, dan memperkenalkan batik sebagai identitas bangsa.

Baca Juga :  Melalui Donasi 5.000 Mangrove, Insan Petro China Laksanakan Program One Two Trees

Dengan demikian, batik tidak berhenti sebagai simbol budaya yang dikenang setiap 2 Oktober. Lebih dari itu, batik diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, berkembang mengikuti kreativitas zaman, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku usaha dan masyarakat.

Melalui momentum Hari Batik Nasional, Bappeda Sumenep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan batik sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus membangun masa depan ekonomi kreatif yang berbasis pada kekayaan budaya Indonesia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru