Sekolah Anggaran Angkatan IV Digelar, FAKTA Foundation Dorong Transparansi APBD Sumenep

Minggu, 1 November 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Sekolah Anggaran Fakta Foundation di Surabaya

Foto. Kegiatan Sekolah Anggaran Fakta Foundation di Surabaya

SURABAYA, nusainsider.com — Forum Analisis Kebijakan Transformasi dan Advokasi (FAKTA Foundation) menggelar Sekolah Anggaran 2026 Angkatan Ke-IV di Kota Surabaya, mulai 30 Oktober hingga 3 November 2026.

Mengusung tema “Mencetak Analis Muda, Mengawal Akuntabilitas APBD Sumenep”, kegiatan tersebut menjadi wadah pendidikan, peningkatan kapasitas, sekaligus kaderisasi generasi muda dalam memahami tata kelola keuangan daerah, khususnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai siklus pengelolaan anggaran daerah, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kritis dan memiliki kemampuan analisis dalam mengawal kebijakan fiskal daerah.

Dalam pelaksanaannya, Sekolah Anggaran 2026 menghadirkan Mauli Fikr, pemerhati kebijakan anggaran, sebagai salah satu pemateri.

Baca Juga :  Sumenep 756 Tahun: Bahasa Madura Jadi Simbol Jati Diri dan Kebanggaan Daerah

Kehadirannya diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta, terutama dalam memahami analisis kebijakan anggaran serta membangun perspektif kritis dan konstruktif terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Sekretaris Jenderal FAKTA Foundation, Moh. Pudali Arodani, mengatakan bahwa Sekolah Anggaran merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk membangun tradisi intelektual sekaligus memperkuat keterlibatan pemuda dalam mengawal kebijakan publik.

Menurutnya, APBD tidak boleh hanya dipandang sebagai kumpulan angka dan dokumen administrasi pemerintahan. Lebih dari itu, APBD merupakan instrumen pembangunan yang harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah. Kita perlu membekali diri dengan kemampuan membaca, menganalisis, dan memahami kebijakan anggaran agar mampu memberikan pengawasan sekaligus menawarkan gagasan dan rekomendasi yang solutif bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia berharap, Sekolah Anggaran 2026 tidak sekadar menjadi agenda pendidikan dan pelatihan, tetapi juga mampu melahirkan analis muda yang memiliki keberpihakan terhadap kepentingan publik serta keberanian dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan APBD Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Politisi Muda Dapil V Ambil Formulir Bacaleg DPRD Sumenep, Begini Alasannya

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Bidang Fiskal dan Anggaran FAKTA Foundation, Diki Alamsyah, menegaskan pentingnya membangun gerakan kepemudaan yang berlandaskan pengetahuan, data, dan analisis dalam merespons berbagai persoalan pembangunan daerah.

Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam mengawal kebijakan fiskal harus dibangun melalui kapasitas intelektual yang memadai.

Dengan demikian, kritik yang disampaikan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga didukung kajian dan rekomendasi yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Melalui Sekolah Anggaran 2026 Angkatan Ke-IV, FAKTA Foundation berkomitmen memperkuat posisi generasi muda sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil yang aktif mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.

Dengan semangat Kritis, Solutif, Kolaboratif, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak analis muda yang mampu mengawal kebijakan fiskal daerah serta memastikan APBD Kabupaten Sumenep benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

FAKTA Foundation Kritis, Solutif, Kolaboratif.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Puluhan Pengunjung Mr Ball Positif Tes Urine, Dugaan Kader Anggota Partai Politik Ikut Terseret
Prestasi Membanggakan! Dr. Naghfir Sabet Penghargaan Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep
Sambutan Luar Biasa, Media Expo 2026 Sumenep Berpeluang Diperpanjang
Diduga Terobos Antrean dan Isi Solar Subsidi, Mobil Beridentitas Polsek Lenteng Tuai Sorotan
Pesan Menyentuh Kepala Bappeda Sumenep di Hari Jadi ke-757: Tinggalkan Kebaikan Melalui Karya dan Pengabdian
Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:44 WIB

Puluhan Pengunjung Mr Ball Positif Tes Urine, Dugaan Kader Anggota Partai Politik Ikut Terseret

Minggu, 1 November 2026 - 11:45 WIB

Sekolah Anggaran Angkatan IV Digelar, FAKTA Foundation Dorong Transparansi APBD Sumenep

Minggu, 1 November 2026 - 06:45 WIB

Prestasi Membanggakan! Dr. Naghfir Sabet Penghargaan Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep

Minggu, 1 November 2026 - 05:45 WIB

Sambutan Luar Biasa, Media Expo 2026 Sumenep Berpeluang Diperpanjang

Minggu, 1 November 2026 - 01:01 WIB

Diduga Terobos Antrean dan Isi Solar Subsidi, Mobil Beridentitas Polsek Lenteng Tuai Sorotan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Berita Terbaru