SUMENEP, nusainsider.com — Bertepatan dengan malam 1 Muharrom 1445 H, Pemerintah Desa (Pemdes) Dapenda Gelar peringatan 1 Muharrom sekaligus Launching Logo Desa, Rabu 19 Juli 2023.
Diketahui, Desa Lapenda terletak di ujung timur daya pulau Madura, tepatnya berdekatan dengan lokasi wisata tertua di kabupaten sumenep (red. Pantai lombang), dengan jumlah penduduk mencapai 4.710 jiwa yang dibagi 9 dusun 31 Rukun Tetangga (RT), 9 Rukun Warga (RW).
Muhni, Carek Dapenda menuturkan bahwa perubahan Logo pemerintah desa tersebut bertujuan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat setempat.
“Dengan rilisnya logo desa tersebut, pihaknya berharap seluruh Aparatur desa dapenda lebih mengedepankan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat dapenda”, katanya kepada media nusainsider.com, Rabu 19 Juli 2023 malam.
Lebihlanjut, ia memaparkan bahwa filosofi logo desa tersebut atas dasar Himbauan Dari pemerintah kabupaten (Pemkab) sumenep kepada masing-masing desa bulan lalu serta terinspirasi dari hadirnya Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang sering berdialog dengan Desa serta menanyakan asal muasal adanya desa dapenda hingga potensi desa setempat.
Sehingga, pihaknya bersama kepala desa serta aparatur desa mendiskusikan untuk membentuk Logo desa, dan ketika ada masyarakat luar daerah berkunjung atau bermalam di desa setempat bisa mengetahui langsung seluruh elemen yang ada di dapenda secara simpel melalui Logo tersebut, “imbuhnya.
Carek pioner yang tak kenal waktu melayani masyarakat tersebut memaparkan bahwa filosofi Logo desa Dapenda tersebut, pertama, Bagian Atas Logo itu mempresentasikan atap rumah adat madura, taneyan lanjheng yang memiliki arti pengayoman pemdes dapenda kepada masyarakat setempat.
kedua, Tulisan Dapenda adalah penegasan nama dari Desa setempat. Ketiga, Bagian Tengah Logo Berwarna Kuning dengan pancaran sinar matahari sebagi simbol pelayanan pemdes dapenda harus Ikhlas tanpa pamrih dan semangat.
Ke empat, Bentuk Perisai sebagai penegasan bahwa dapenda berada di wilayah administratif Kabupaten sumenep. Kelima, Ombak dan Air Laut melambangkan Potensi laut yang dimiliki dan kehidupan para nelayan yang dinamis, “Paparnya.
Dilanjutkan, ke enam, Bagian bawah logo diartikan sebagai tempat berpijak. Warna hijau menandakan lahan dan warna cream menandakan warna pasir pantai. Hal tersebut juga berkaitan dengan desa setempat yang memiliki dual lahan (red. pantai dan daratan).
Ketujuh, Gambar Ayam dengan Cincin di paruhnya serta kue kuping dibagian kaki sebagai tanda kemenangan raja sumenep kepada raja bali. Ke delapan adalah pohon kelapa sebagai simbol potensi desa dapenda yang sampai saat ini masih tetap bertahan menjadikan pohon tersebut sebagai peningkatan ekonomi warga setempat, “Ungkapnya.
Ditambahkan, logo tersebut nantinya juga akan diletakkan pada surat-surat desa, hanya saja masih nunggu di Perdeskan serta koordinasi dengan DPMP kabupaten sumenep.
“Pembuatan logo tersebut dilakukan atas dasar himbauan dari Pemkab sumenep tahun 2022 lalu agar masing-masing Desa memiliki logo sendiri, ” Tambahnya.
Sementara itu, Kadis DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf mengapresiasi di launchingnya Logo Desa Dapenda, kecamatan batang-batang kabupaten sumenep berbarengan dengan pergantian bulan istimewa (red. Muharram).
Muharram adalah bulan pertama dalam kalender hijriyah yang mempunyai keutamaan dan makna penting bagi umat Islam. Pada bulan inilah Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekah ke Madinah. Dan malam ini, pemdes dapenda melaunching Logo Desa sebagai Hijrah Pemimpin kepada rakyatnya guna memberikan pelayanan yang ikhlas serta maksimal, “ungkapnya melalui telepone selluler wartawan nusainsider.com, Kamis 20 Juli 2023 pukul 11.42 Wib.
Pihaknya juga menghimbau bahwa logo tersebut hanya sebatas identitas desa bukan untuk diletakkan dalam surat-menyurat.
“Logo dalam surat menyurat tetap harus menggunakan Logo kabupaten”, Jelasnya
![]()
















