Doa Untuk Palestina Yang di motori PAC GP Ansor Gayam Sapudi Menggema di Upacara HSN 2023

Minggu, 22 Oktober 2023 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gayam kerjasama denga MWC NU Gayam Menggelar Upacara Hari Santri Nasional (HSN) di Lapangan Pagolan Kebunan, Kecamatan Gayam Sapudi, Kabupaten Sumenep, Ahad 22 Oktober 2023.

PAC GP Ansor Gayam yang di Nahkodai Ahmad Zaini Mengundang Kepada Civitas Akademika, Aparat Kecamatan dan Kepala Desa yang ada Wilayah Kecamatan Gayam Sapudi Untuk Ikut Andil dan Mensukseskan Acara Upacara HSN.

Menurutnya, HSN Bukan Hanya Ritual Upacara Formalitas. Namun Lebih Dari Pada itu, Yaitu Sebagai Refleksi Diri Agar Semangat Juang untuk Berjihad Semakin Mengakar Dalam Hati.

Baca Juga :  Rumit! APBD Sumenep Potensi Dikorupsi, Skandal CV Shovia Bratajaya Wajib Diselidiki

“HSN ini Merupakan Bagian dari Muhasabah Diri, Bagaimana Kerasnya Perjuangan Para Ulama’ Dan Santri Dulu. Nah, Ini Tugas Kita Untuk Meneruskan Perjuangan Mereka untuk Berjihad” Terangnya.

Foto. Upacara HSN 2023 PAC GP Ansor Gayam Sumenep

Pria yang Akrab disapa Cak Zen ini Mejelaskan, yang Dimaksud Jihad disini bukan Jihad yang Selalu di Pahami Untuk Perang. Akan Tetapi Mencari Ilmu, Menjaga Etika dan Moralitas termasuk juga bagian dari Pada Jihad.

“Maka dari itu jangan di salah Pahami Jihad itu apa. Cari Ilmu dan menjaga Moralitas itu juga bagian dari Jihad” Ujarnya.

Ditempat yang Sama Ustad Mas’od Ketua MWC NU Kecamatan gayam Saat di Wawancara Mengatakan, momentum HSN Bagian dari Gambaran bagaimana pentingnya Peran Santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan kemajuan negeri ini.

Baca Juga :  Dituduh Membakar Langgar Tetangganya, Warga desa Kalowang Sapudi Sumenep Jadi Korban Pembacokan

“Ini bukti bahwa peran Santri sangat penting dan Sentral. Momentum ini jangan cuma sekedar dijadikan euforia saja. Mari kita lanjutkan perjuangan Para ulama’ dan Santri dulu. Tentunya sesuai bidang kita masing masing” Jelasnya.

Pria yang juga berperan sebagai Inspektur Upacara ini Melanjutkan, Bahwa Hari Pahlawan 10 November yang di Nahkodai Bung Tomo itu bagian Dari Resolusi Jihad yang di Cetuskan KH. Hasyim Asy’ari yang hari ini di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional.

“Kalian Harus Paham, bahwa Tragedi 10 November yang di Di motori Bung Tomo itu bagian dari Resolusi Jihad yang di Cetuskan Guru kita yaitu Hadratus Syekh KH.Hasyim Asy’ari. Dan Resolusi jihad ini di tetapkan oleh sejarawan pada tanggal 22 Oktober” Terang ust.mas’od dengan detail.

Baca Juga :  Kapolsek Pelabuhan Samudera Bitung Siap Dalam Pengamanan Dan Pelayanan

Selanjutnya, ustad Mas’od memberi Pernyataan, bahwa selain untuk mengenang Para pahlawan Sarungan, hari Santri Nasional 2023 ini juga gelar do’a bersama untuk Palestina.

“Kita tahu sekarang polemik yang terjadi di timur Tengah. Saudara kita Palestina sedang mengalami duka. Maka dari itu kita gelar doa bersama untuk mereka” Tuturnya.

Di akhir wawancaranya, Pria yang menjabat ketua MWC NU dua periode ini berharap saudara di Palestina terhindar dari segala bentuk ancaman dan musibah. Kemudian ia juga berharap peperangan segera berakhir.

“NU tidak akan pernah berhenti Menyuarakan Perdamaian. Kita kumpul dan berdoa disini supaya saudara kita di Palestina dilindungi oleh Allah SWT. Semoga peperangan yang merugikan rakyat sipil ini cepat berakhir” Pungkasnya.

Sekedar Informasi, Peperangan Antara Hamas (Palestina) dan tentara Isra’el belum berhenti dampi berita ini rilis. Dan ribuan Rakyat sipil yang meninggal dan luka luka di kedua negara tersebut.

Loading

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru