Dituduh Membakar Langgar Tetangganya, Warga desa Kalowang Sapudi Sumenep Jadi Korban Pembacokan

Rabu, 18 Oktober 2023 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Mohammad, Warga gelugur Barat Desa Kaloawang kecamatan gayam kepulauan Sapudi Sumenep dilarikan Puskesmas Gayam akibat jadi korban pembacokan pagi hari tadi (Rabu, 18/10/2023).

Menurut keterangan korban mohammad, saat di konfirmasi oleh awak media, ia dibacok oleh tetangganya sendiri yang bernama Misnaton karena diduga membakar langgar tradisional Pelaku.

Mohammad, selaku korban menjelaskan bahwa saat ia mengendarai sepeda motor hendak ke kandang sapinya ia di bacok secara tiba tiba oleh pelaku sehingga mengakibatkan luka di area tubunya.

Baca Juga :  Proyek Tangkis Laut Sengaja di Mark Up, diduga Keuntungan Untuk Kepentingan Politik

“Saya tidak tau pak. Tiba tiba di bacok saat saya hendak ke kandang sapi” Terang mohammad saat terbaring di puskesmas setempat.

Untuk memberikan keterangan selanjutnya korban sudah tidak kuat, dan istirahat kembali. kemudian keterangan selanjutnya dibantu oleh istrinya bernama Sumaryani.

Sumaryani Mengatakan, suaminya di bacok oleh pelaku karena di tuduh membakar langgar pelaku tampa bukti.

Lebih lanjut sumaryani menjelaskan. Bahwa sebelum terjadi kebakaran, suaminya sudah tertidur karena kecapean saat pulang dari hajatan di rumah tetangganya.

Baca Juga :  Sayang! APBD Sumenep Lemah Pengawasan, Proyek Tangkis Laut Jadi Sorotan

“suami saya saat selesai temnagan (red. Tradisi hajatan di Madura) tadi malm langsung pulang dan tidur. Kebakaran terjadi saat suami saya sudah tidur. Banyak kok saksinya” Ujarnya.

Sumaryani melanjutkan, ia juga heran kenapa suaminya dituduh membakar langgar pelaku dan tega mebacoknya. Karena menurutnya, selama ini keluarganya tidak punya salah terhadap pelaku.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Meminta Pemerintah Ikut Serta Menjunjung Tinggi Kemerdekaan Palestina

“Saya juga kaget ini pak. Kenapa pelaku menuduh suami saya yang membakar. Padahal selama ini keluarga tidak perna membuat maslaah dengan dia” Tuturnya dalam keadaan Shock.

Selanjutnya awak media untuk mendapatkan konfirmasi dari pelaku, pelaku sudah di amankan di kapolsek setempat guna dimintai keterangan.

Sampai berita ini terbit, tim juranalis masih menunggu rilis lengkap dari Kapolsek sapudi yang menangani kasus pembacokan tersebut.

Loading

Berita Terkait

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terbaru