Seorang Kakek di Pagerungan Besar Sapeken Gantung Diri

Sabtu, 13 April 2024 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Menderita sakit asma sejak puluhan tahun, seorang kakek di Dusun 4 Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya.

Kakek yang bernama Fadlan (70) itu ditemukan meninggal dunia dengan posisi leher terlilit tali dan tergantung di teras depan rumahnya. Ia ditemukan sekitar pukul 12.00 Wib oleh salah satu keluarganya.

Kepala Desa Pagerungan Besar, H. Yuliandi Abd. Rohim saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan kabar tersebut, ia menyebutkan, korban merupakan warganya yang berada di Dusun 4, korban diduga bunuh diri karena telah lama mengidap penyakit yang tidak kunjung sembuh.

“Benar (korban) ini adalah warga saya di Dusun 4. Usianya sudah 70 tahun, dan sudah lama mengalami sakit asma yang tak kunjung sembuh, mungkin ini salah satu jadi penyebab korban mengakhiri hidupnya” katanya, Sabtu (13/4/2024).

Kades Pagerungan Besar yang akrab disapa H. Rahim itu menjelaskan, tidak ada keluarga korban yang menyangka kalau almarhum akan melakukan hal senekat itu, sebab selama ini keluarga korban selalu berusaha dan berupaya memberikan perawatan dan pengobatan.

“Jadi kejadiannya (korban, red) melakukan bunuh diri diperkirakan jam 23.30 wib (setengah 12 malam) dan baru diketahui pada pukul 12 malam atau setengah jam setelahnya. Dalam keadaan sudah tidak bernyawa” terangnya.

Sementara, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, ikut menyampaikan dari hasil yang didapatkan dari Kapolsek Sapeken yang turun langsung ke lokasi, bahwa kejadian tersebut benar adanya. Dan korban juga sudah dimakamkan.

“Iya benar, pak Kapolsek Sapeken sudah dari sana (Pagerungan, red) korban sudah dikebumikan karena keluarga meyakini kalau korban murni bunuh diri” ujarnya.

Loading

Baca Juga :  Sigap! Bupati Sumenep Distribusikan 5 Tandon Air di Batuputih Laok

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru