Ambruknya Mega Proyek PATM, Warga Pasongsongan Dukung Aktivis Desak Polda Jatim

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Usai viralnya pemberitaan Kondisi proyek pompa air tanpa motor (PATM) yang berlokasi di Lebbeng Barat, Pasongsongan, Sumenep yang hingga kini masih menjadi perbincangan dikalangan Aktivis, Pengamat dan Advokat.

Dugaan korupsi itu juga menuai kritik dan respons dari warga Lebbeng Barat, Pasongsongan secara langsung.

Salah satu warga Lebbeng Barat, Pasongsongan inisial OB ikut angkat suara terkait kondisi PATM yang sudah ambruk.

Menurut OB, sebagai warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek, pihaknya menyesali kondisi PATM yang kini gagal beroperasi.

“Ambruknya pembangunan PATM tersebut akibat kurangnya dinas dalam menganalisa tempat lokasi yang dijadikan sebagai tempat proyek, sehingga bahan-bahan yang dialokasikan ke proyek tersebut kurang maksimal,” kata OB, Selasa, 11 Juni 2024.

OB berkata, sebelum proyek dikerjakan seharusnya lokasi yang akan dijadikan tempat PATM itu disurvei terlebih dahulu. Misal, kata dia, menganalisa dampak besarnya arus air di wilayah objek proyek tersebut.

“Kalau menganalisa ketika proyek selesai, maka sama halnya bohong,” tambahnya.

Ia menilai, kurangnya perhatian dan keseriusan penuh terhadap hasil yang telah dilakukan selama pembangunan PATM, menyebabkan proyek tersebut beroperasi dengan gagal.

Baca Juga :  Viral Vidio Aksi Mahasiswa Bubarkan Kegiatan Bimtek Se Kab. Palas, Diduga Dana 12 M Diselewengkan

“Sangat disayangkan, Mas. Anggaran miliaran hanya menambah sampah di Pasongsongan serta mencemari sungai,” ujarnya.

Warga lainnya Inisial En asal Desa Perancak, Pasongsongan, Sumenep juga menyesali adanya pembangunan proyek PATM tersebut.

Pasalnya, proyeksi yang peruntukannya digunakan warga Desa Lebbeng Barat, Pasongsongan dan tiga desa sekitarnya untuk mengoptimalkan kinerja lahan pertanian yang mafhum dilanda kekeringan tatkala musim kemarau, batal beroperasi dan tuai kekecewaan

“”Empat desa yang dimaksudkan adalah Desa Lebbeng Barat, Lebbeng Timur, Prancak dan Desa Montorna,”Tutur Erfan, warga Desa Prancak Pasongsongan,” Senin (10/6/2024).

En juga menyebutkan bahwa dibangunnya proyek PATM ini hasilnya tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat utamanya untuk mengaliri air ke lahan pertanian

“Proyek PATM ini hasilnya tidak dapat mengaliri lahan pertanian seluas 106 hektar. Jadi, buat apa adanya PATM itu?,”Tanyanya lebih lanjut.

Baca Juga :  Aktivis ALARM akan Laporkan Para Pemain Mega Proyek PATM Sumenep

Lebih lanjut, OB mengaku sangat mendukung langkah yang akan diambil para aktivis untuk mendesak Polda Jatim agar segera menetapkan para tersangka dugaan korupsi proyek PATM tersebut.

Sementara itu, Chainur Rasyid, mantan kepala PUSDA Sumenep saat dikonfirmasi media ini enggan memberikan keterangan meskipun sudah ditemui sejumlah media di kediamannya, Senin 10 Juni 2024 pukul 16.00 Wib

Loading

Penulis : Pur

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru