Promosikan Kekayaan Budaya, Pemkab Sumenep bersama EO Tirta Amerta Akan Menggelar Fashion Batik 2024

Minggu, 8 September 2024 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Momen Bupati Sumenep bersama istri pada Festival Batik 2023 Lalu.

Foto. Momen Bupati Sumenep bersama istri pada Festival Batik 2023 Lalu.

SUMENEP, nusainsider.com — Sumenep Batik Festival 2024 Kabupaten Sumenep, kembali digelar oleh EO Tirta Amerta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Festival ini dilangsungkan sehari semalam di Stadion A Yani, Panglegur, Kecamatan Kota Sumenep, Madura Minggu (8/9/2024). Siang penyisihan, dilanjut malam Semifinal dan Final.

Gelaran yang sudah berjalan sejak 2016 ini, mengusung konsep yang berbeda. Tahun ini berkonsep pesta rakyat. Selain fashion show juga ada kesenian daerah hingga pertunjukan tradisional lainnya.

Selain itu juga, memberikan konsep experience yang meliputi wahana permainan dan menghadirkan ratusan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) makan dan minuman termasuk pelaku ekonomi kreatif luar Madura.

EO Tirma Amerta, Novia Sri Wahyuni mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan kekayaan budaya Sumenep khususnya batik kepada masyarakat luas.

Apalagi, lanjutnya, kabupaten berjuluk kota keris ini memiliki pengrajin batik yang lumayan banyak dan tersebar di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Runner Up Puteri Indonesia akan Ikut Meriahkan Festival Batik 2024 Nanti Malam

Sehingga, kata dia, perlu terus dikenalkan sebagai ajang promosi lokal ke mancanegara untuk berdampak terhadap pertumbukan ekonomi kerakyatan. “Itu harapan Bupati Fauzi dengan kami,” ujarnya.

Jumlah peserta terbilang cukup banyak dan meningkat setiap tahunnya. Begitu juga dengan animo masyarakat sangat tinggi untuk datang menyaksikan pagelaran Sumenep Batik Festival.

“Ini akan menjadi agenda tahunan kita untuk Sumenep agar terus dikenal dunia,” kata dia.

Seluruh peserta mengenakan busana batik khas Sumenep dengan tema “Casual Retro Moslem Style”. Pesertanya mencapai 85 orang dari berbagai daerah di Jawa Timur mengenakan batik khas Sumenep.

“Fashion show ini, mengolaborasikan batik khas Sumenep dengan busana di era 90-an,” ujar Novia Sri Wahyuni.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru