Upaya Tekan Angka Pengangguran di Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Buka Kegiatan Job Fair 2024

Kamis, 19 September 2024 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pembukaan Job Fair 2024

Foto. Pembukaan Job Fair 2024

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Job fair 2024 ‘Semangat Berkarier Menuju Indonesia Emas’, sebagai salahsatu implementasi dan komitmen guna menekan angka pengangguran.

Diketahui, Pemkab Sumenep Melalui Dinas Ketenagakerjaan Sumenep menyiapkan 8 ribu Lowongan Pekerjaan (Loker) pada pelaksanaan JobFair 2024, sebagai upaya mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Sumenep.

“Pemerintah daerah terus berusaha melakukan penurunan angka pengangguran, dengan berbagai cara, di antaranya memperluas kesempatan kerja kepada masyarakat melalui Job Fair ini,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela pembukaan Job Fair 2024, di Gedung KORPRI, Kamis 19/09/2024).

Diharapkan, segenap masyarakat khususnya para pencari kerja untuk memanfaatkan Job Fair ini, agar memiliki kesempatan kerja demi kesejahteraannya baik di perusahaan maupun instansi pemerintah yang mengikuti kegiatannya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Dukung Program Keberlangsungan Karang Taruna Desa se-kabupaten Sumenep

“Para pencari kerja hendaknya memanfaatkan job fair dengan maksimal sesuai skill, kompetensi serta pendidikan di perusahaan yang membutuhkannya,” terangnya.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada pimpinan perusahaan, para pengerah jasa tenaga kerja Indonesia, pengelola lembaga kerja luar negeri, lembaga latihan kerja serta lembaga latihan kerja swasta yang telah mendukung menyukseskan acara ini.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Dukung Program Keberlangsungan Karang Taruna Desa se-kabupaten Sumenep

“Kami optimis Job Fair ini bisa memberikan informasi lowongan kerja dan kesempatan bagi para pencari kerja lokal, untuk memilih jenis pekerjaan, sehingga menekan tingkat pengangguran,” tandas Bupati.

Jumlah lowongan kerja yang disediakan tahun ini meningkat dibandingkan gelaran tahun sebelumnya, yaitu 1.867 lowongan tahun 2023, dan 1.275 pada tahun 2022.

Gelaran Job Fair 2024 ini merupakan salah satu langkah pemerintah yang tidak berhenti untuk menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumenep, meski diketahui sebelumnya menjadi yang terbawah dan terbaik di Jawa Timur, yakni 1,36.

“Angka produktif kerja semakin tahun, kan semakin banyak. Job Fair 2024 menjadi salah satu upaya untuk menekan angka tingkat pengangguran terbuka meski sebelumnya Sumenep menjadi yang terbawah dan terbaik se-Jawa Timur,” pungkasnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa upaya-upaya lainnya untuk menurunkan TPT di Sumenep masif dilakukan, seperti halnya program pemberdayaan, pelatihan keterampilan, pelatihan kewirausahaan, dan sebagainya.

“Di berbagai upaya lain tidak hanya membuka lowongan pekerjaan tetapi juga beberapa upaya pemberdayaan seperti halnya kewirausahaan, pelatihan-pelatihan yang kami laksanakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Dinas Ketenagakerjaan Sumenep Eko Kurnia Mediantoro mengatakan JobFair ini merupakan pasar kerja atau Loker yang di adakan oleh instansinya untuk mengurangi tingkat pengangguran di Sumenep.

“Selain itu, pihaknya juga mengundang perusahaan ternama di sumenep, hingga menyediakan bursa kerja keluar negeri,” Katanya.

Baca Juga :  Desak Serius Tangani Maraknya Pelecehan Seksual, Srikandi PMII Sumenep Audensi ke Dinsos

Menurutnya, sebelum mendaftarkan untuk membuat kartu Kuning atau Kartu AK-1 peserta harus memiliki sebelum membuat akun siap kerja. sehingga pemerintah dapat mendata jumlah pencari kerja yang akan mengurangi angkat pengangguran di Sumenep.

Eko menjelaskan selain mendata angka pencari kerja dan pembuatan akun siap kerja tidak hanya untuk persayaratan pembuatan Kartu AK-1, bahkan juga sebagai sarana informasi loker secara Nasional.

“Untuk Pembuatan AK-1 itu juga kita harus punya akun Siap Kerja, dan siap kerja ini banyak manfaatnya mas, karena juga di pakai melihat lowongan pekerjaan didalam maupun luar negeri ataupun mengikuti pelatihan didalam akun siap kerja yang dari kementerian. dan juga banyak di akun siap kerja inikan benefit yang di dapatkan banyak, keterampilan, pelatihan, maupun lowongan pekerjaan didalam maupun luar negeri,” Katanya.

Eko menambahkan, Bursa Kerja luar negeri yang disediakan istansinya mencapai 6 ribu loker dengan gaji cukup tinggi, “Tambahnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim
Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment
JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet
Eduwisata ke Markas TNI, Siswa SLBN Bugih Dapat Pengalaman Belajar Penuh Makna

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:52 WIB

JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Eduwisata ke Markas TNI, Siswa SLBN Bugih Dapat Pengalaman Belajar Penuh Makna

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Wacana Sumenep Kepulauan Menguat, Hosnan: Harus Berdampak pada Kebijakan Pembangunan

Berita Terbaru