Bupati Sumenep Achmad Fauzi Dukung Program Keberlangsungan Karang Taruna Desa se-kabupaten Sumenep

Kamis, 19 September 2024 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas Karang Taruna se-Kabupaten Kabupaten Sumenep. Kamis, 19/09/2024.

Kegiatan yang akan diselenggarakan selama 4 hari dari tanggal 19-22 September di Baghraf Hotel Sumenep ini diikuti perwakilan Karang Taruna se-Kabupaten Kabupaten Sumenep dengan dibagi menjadi 4 (empat) Angkatan dengan Jumlah per-angkatan sebanyak 83 hingga 84 Orang.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan dihadiri oleh Kepala DPMD Anwar Syahroni Yusuf serta Ketua AKD Kabupaten Sumenep Miskun Legiyono.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Karang Taruna menjadi salah satu lembaga kemsyarakatan desa yang didalamnya berunsurkan pemuda dan pemudi yang berusiakan 13 tahun s.d 45 tahun, dan sebagai pengurus berusia minimal 17 tahun maksimal 35 tahun.

Baca Juga :  Pleno PWI Pusat Tetapkan HPN 2025 di Provinsi Riau, Berikut Penjelasannya

“Organisasi Karang Taruna mempunyai peranan multi sektoral yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Baik sosial kemasyarakatan, sosial, ekonomi, agama, pendidikan dan budaya,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat mengawali sambutannya, Kamis (19/09).

karang taruna adalah lembaga kemasyarakatan yang menjadi wadah pengembangan generasi muda, yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat, terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat.

Foto. Pembukaan Pembinaan Karang Taruna Desa se-kabupaten Sumenep di Hotel De’ Baghraf Sumenep.

Sehingga, dirinya Siap menggelontorkan Dana untuk Kebermanfaatan dan keberlangsungan program yang dirancang Karang Taruna Kabupaten Sumenep ke-depan .

“Secara aturan kita bisa menggelontorkan dana berapapun yang berhubungan dengan program kemasyarakatan multi sektoral. Misalkan di bidang pendidikan, karang taruna menyiapkan 1000 beasiswa tidak mampu dan beasiswa berprestasi, Tapi untuk beasiswa tidak mampu ada syaratnya, yakni harus terdaftar di DTKS,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi tidak harus menyelesaikan orangnya, namun menyelesaikan pendidikannya juga merupakan penguatan ekonomi jangka panjang.

“Jadi, penguatan ekonomi di segala sektor memang menjadi tujuan pemerintah daerah, sehingga kedepan Karang Taruna diharapkan lebih sinergis dengan pemerintahan desa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di masing masing desa,” ungkapnya.

Ditambahkan, Melalui Karang Taruna Desa, diharapkan menjadi salah satu pendukung kemajuan Desa dan peningkatan sumber potensi yang ada di Desa Masing-masing se-kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Payah! Aktivis Gempar Sebut Ketua DPRD Sumenep Eksploitasi Kaum Perempuan di Ambunten

Sementara itu, Ketua DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf menegaskan, Karang Taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang dibentuk sebagai wadah pembinaan, pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, salah satunya dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang ada.

“Karang taruna harus bisa menghidupkan peran serta pemuda dalam pembangunan desa melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Karang taruna harus melaksanakan fungsi sosialnya sebagai manusia pembangunan yang mampu mengatasi masalah sosial di lingkungannya, sehingga tujuan pembangunan di desa dapat tercapai.

“Karang taruna diharapkan dapat menjadi pelopor pembangunan di desa dengan memberikan program-program yang inovatif dan solutif, sehingga peningkatan kesejahteraan sosial bagi warga desa pada umumnya dan khususnya pemuda dapat terwujud,”Imbuhnya.

Anwar sapaan akrabnya melanjutkan bahwa karang Taruna harus mempunyai ciri khas tesendiri dan dalam perekrutan setiap tahun harus diadakan untuk mengantisipasi pemuda atau pemudi setempat supaya karang taruna tetap berjalan.

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi, Bupati Sumenep Ajak ASN Dalami Ajaran dan Nilai-nilai Rasullulah Saw

Pihaknya mengarahkan agar peserta kegiatan ini mampu mengeksplorasi potensi yang ada di lingkungan sekitar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial berbasis pada sumber daya alam yang tersedia serta memaksimalkan keahlian asli pemuda pemudi anggota karang taruna.

Semoga dengan adanya Pembinaan Karang Taruna para pemuda pemudi lebih semangat dan sadar tentang organisasi di desa serta mengetahui fungsi dari karang taruna dan membangun desa lebih maju lagi dan tetap bersinergi dengan Pemerintah Desa, “Harapnya.

Pantauan media ini, Peserta pembinaan karang taruna ini berjumlah 330 orang yang terdiri dari pemuda dan pemudi dari Desa se-kabupaten Sumenep.

Narasumber yang dihadirkan diantaranya, DPMD Provinsi Jawa Timur, DPMD Kabupaten Sumenep, Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) serta Ketua Karang Taruna Kabupaten.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

MADAS Sedarah Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Indonesia
Bank Jatim Tuai Pujian Senator DPD RI, Dinilai Berhasil Seimbangkan Profit dan Pelayanan Publik
Klaim BPJS Ketenagakerjaan Diduga Dipungut Biaya, Warga Sumenep Pertanyakan Legalitas Petugas
Efisiensi Anggaran Berlanjut, Dana Pokir Anggota DPRD Sumenep Dipotong Dua Pertiga
Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Gerakan Baru Disdik Sumenep pada Harganas 2026
BEMSU Gaungkan #SelamatkanSumenepDariMafiaBBM, Minta APH Sidak Besar-Besaran
Kasus Nenek Ngatini Jadi Alarm Nasional, Senator Jatim Minta Regulasi Perlindungan Debitur Diperketat
66 Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Nyaman, Pemkab-Baznas Sumenep Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:27 WIB

MADAS Sedarah Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:16 WIB

Bank Jatim Tuai Pujian Senator DPD RI, Dinilai Berhasil Seimbangkan Profit dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:54 WIB

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Diduga Dipungut Biaya, Warga Sumenep Pertanyakan Legalitas Petugas

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:47 WIB

Efisiensi Anggaran Berlanjut, Dana Pokir Anggota DPRD Sumenep Dipotong Dua Pertiga

Senin, 6 Juli 2026 - 16:54 WIB

BEMSU Gaungkan #SelamatkanSumenepDariMafiaBBM, Minta APH Sidak Besar-Besaran

Senin, 6 Juli 2026 - 15:25 WIB

Kasus Nenek Ngatini Jadi Alarm Nasional, Senator Jatim Minta Regulasi Perlindungan Debitur Diperketat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:02 WIB

66 Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Nyaman, Pemkab-Baznas Sumenep Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Senin, 6 Juli 2026 - 14:14 WIB

Menuju Harkop ke-79 Jatim, Dekopinda Sumenep Perkuat Koordinasi dan Pemantapan Kepanitiaan

Berita Terbaru