Akhirnya! Bupati Sumenep akan Segera memproses Pencopotan Bidan dan Kapus Batang-batang 5×24 Jam

Jumat, 8 Desember 2023 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com sengkarut kasus meninggalnya bayi baru lahir di Puskesmas batang-batang usai dilakukan pengambilan sampel darah program Skrining Hipotiroit kongenital (SHK) hampir Usai.

Diketahui, Aksi ketiga kalinya dari Ratusan pemuda dan masyarakat untuk mendesak Bupati sumenep memberhentikan Bidan dan Kapus Batang-batang dijawab langsung Bupati sumenep melalui Video Call (VC) dihadapan Massa aksi Garda Raya Bersama Masyarakat.

Bappeda Sumenep

Copot sekarang. Copot bidan windu dan Kepala Puskesmas Batang-batang sekarang jangan menunggu hingga besok.

Saya sudah tidak sanggup lagi melihat orang itu disana, karena keponakan saya, Itu saja. “Ungkapnya keluarga korban, Anwar dalam Video Call bersama Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Wongsoyudo didepan Massa aksi dan Pihak kepolisian.

Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan melalui sambungan Virtual kepada Asistennya yang di sambungkan di hadapan Massa aksi.

Kemarin kan sudah Unras? Untuk mekanisme terkait apa yang menjadi point tuntutan keluarga dan pemuda, nanti setelah pihaknya datang dari luar kota ada mekanismenya bukan main hilangkan-hilangkan.

Baca Juga :  Buntut Kematian Adellia, Garda Raya Persembahkan Seribu Pocong Di Gedung Dinkes P2KB Sumenep

Nanti kita ajukan mekanismenya, bukan langsung apa kata Bupati. Pihaknya akan memanggil Dinas terkait terlebih dahulu, karena nanti kalau saya langsung geser-menggeser saya yang salah.

Yang terpenting apa yang menjadi point tuntutannya akan saya rapatkan ketika besok datang. Kita paham apa yang di inginkan keluarga, “pungkasnya Bupati sumenep di hadapan Massa aksi, Jumat 8 Desember 2023.

Akan saya proses mekanismenya, tidak usah ramai-ramai lagi. Kita sudah paham dan akan dikabari hasilnya kepada perwakilan Pemuda nantinya,” Tutupnya.

Lebihlanjut anwar menegaskan bahwa dirinya bersama pemuda akan menunggu pernyataan bupati Dalam waktu 5x24Jam serta akan terus memperjuangkan dan menuntut keadilan untuk kematian keponakannya.

“Saya tunggu pak, kami tidak butuh janji tapi bukti”, Imbuhnya Anwar saat Video Call dengan Bupati Sumenep.

Loading

Berita Terkait

Bangun Generasi Sadar Hukum, Program Kejati Jatim Tuai Apresiasi DPD RI
Sambut Ramadan 2026, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan Royal Mediterranean Iftar Buffet
Media Kanalnews akan Gelar JJS, Berikut Lokasi dan Jadwalnya
Dari Jalan Sehat Hingga Orasi Jurnalistik, SMSI Sumenep Siapkan HPN 2026 Meriah
Sertijab Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade Dapat Tugas Baru di Polda Jatim
Ikuti Arahan Presiden, Polres Sumenep Perkuat Budaya Kerja Bersih dan Sehat
Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Diduga Dipicu Cemburu, Pembunuhan Sadis di Lenteng Berhasil Diungkap Polisi
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:56 WIB

Bangun Generasi Sadar Hukum, Program Kejati Jatim Tuai Apresiasi DPD RI

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:52 WIB

Sambut Ramadan 2026, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan Royal Mediterranean Iftar Buffet

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:34 WIB

Media Kanalnews akan Gelar JJS, Berikut Lokasi dan Jadwalnya

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:08 WIB

Dari Jalan Sehat Hingga Orasi Jurnalistik, SMSI Sumenep Siapkan HPN 2026 Meriah

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:46 WIB

Sertijab Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade Dapat Tugas Baru di Polda Jatim

Senin, 2 Februari 2026 - 21:49 WIB

Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 15:43 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pembunuhan Sadis di Lenteng Berhasil Diungkap Polisi

Senin, 2 Februari 2026 - 10:36 WIB

Puting Beliung Terjang Pragaan, Pemkab Sumenep Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terbaru