SUMENEP, nusainsider.com — Warga Desa Montorna menunjukkan kepedulian dan kekompakan dengan bergotong royong melakukan perbaikan jalan desa melalui iuran swadaya.
Jalan yang diperbaiki tersebut merupakan akses utama transportasi warga, baik untuk kegiatan sehari-hari, pendidikan, maupun sektor pertanian.

Kondisi jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun menimbulkan keprihatinan mendalam. Terlebih saat musim hujan, jalan tersebut nyaris tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Hal ini sangat menyulitkan aktivitas warga dan berdampak langsung pada perekonomian serta akses pendidikan anak-anak.
“Kondisi jalan ini sangat memprihatinkan. Saat hujan, kendaraan tidak bisa lewat sama sekali. Kasihan warga,” ujar Atiqurrahman, koordinator penggalangan dana perbaikan jalan, kepada wartawan.
Atiqurrahman menuturkan, gerakan iuran warga ini terpaksa dilakukan karena terlalu lama menunggu perhatian pemerintah.
Baik pemerintah desa melalui Dana Desa (DD), maupun bantuan dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat, belum kunjung terealisasi.
“Kita sudah terlalu lama menunggu perhatian pemerintah. Baik dari pemerintah desa dengan anggaran Dana Desa, maupun dari pemerintah kabupaten, provinsi, bahkan pusat. Karena itu warga berinisiatif bergerak sendiri,” ungkapnya.
Ia bersyukur, antusiasme warga sangat tinggi. Selain iuran dari masyarakat setempat, perbaikan jalan ini juga mendapat dukungan dari Tim Korda 4 Relawan Hairul Anwar yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana.
“Alhamdulillah warga kompak. Dengan segala keterbatasan, semoga perbaikan jalan ini bisa membantu aktivitas warga. Namun kami tetap berharap pemerintah desa, dengan Dana Desa yang hampir Rp2 miliar setiap tahunnya, bisa memberikan perhatian. Begitu juga pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” tambahnya.
Warga berharap, upaya swadaya ini menjadi pengingat bahwa kebutuhan infrastruktur dasar masih menjadi persoalan serius di desa mereka. Atiqurrahman pun menutup dengan seruan penuh makna,
“Salam Belum Merdeka!”
![]()
Penulis : Wafa

















