ALARM Sumenep Nilai Disbudporapar tidak Becus Kelola Event dan Wirausaha Santri

Jumat, 26 Juli 2024 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Andriyadi, SP Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM).

Foto. Andriyadi, SP Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM).

SUMENEP, nusainsider.com — ALARM Sumenep mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menggarap Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) sejumlah tempat wisata sejak tahun Kunjungan Wisata 2018 hingga 2024.

“Sampai saat ini objek wisata yang ada belum berkembang dengan baik. Salah satunya dari pembangunan, serta TDUP nya yang sebagian masih belum jelas,” kata Andriyadi kepada media nusainsider.com, 26 Juli 2024.

Pada intinya, lanjut Andre, Grand Design pariwisata terkait pengelolaan Visit Sejak 2018 Hingga Saat ini menjadi Event Sumenep 2024, saya menilai Disparbudpora tidak akan punya. Bahkan, kata andre menganggap bahwa kemungkinan Disbudporapar akan beralibi dengan mengacu kepada Rancangan Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPDA).

“Kalau misalkan tidak punya Grand Design, lalu disetiap objek wisata ini mau dikelola seperti apa,” terangnya.

Baca Juga :  Dinilai Amburadul, Aktivis SAKA datangi Kantor Pemkab Sumenep Bahas Silpa APBD

Bahkan, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu meragukan suksesnya pagelaran Event.

“Sangat ragu, karena sejauh ini belum mampu menkonsolidir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat Kabupaten terkait suksesi Event Sumenep, ditambah dampaknya bagi masyarakat lokal juga minim” tukasnya.

Dari itu kita bisa lihat sendiri, beberapa destinasi wisata di Sumenep ini lamban dan tidak meningkat. Serta, parahnya lagi sampai menurun dari segi pembagunan, dari itu cenderung dilupakan oleh masyarakat.

Andre juga menilai bahwa TDUP dan Grand Desain pariwisata di Kabupaten Sumenep memang diketahui dari dulu terkesan di sepelekan. Padahal, kata andre itu bentuknya sangat penting demi menunjang destinasi wisata agar pengelolaan dan pengembangannya lebih baik.

“Sementara wisata yang tidak ada TDUP-nya tidak akan sampai di angka 60% persen. Jadi harusnya Disbudporapar mampu mendorong semua pengelola wisata untuk segera diselesaikan dari Izin serta TDUP-nya, agar pengelolaan lebih tertata dengan baik,” pungkasnya.

Ditambahkan, Andre sapaan akrabnya juga menilai bahwa Disbudporapar selalu saja tidak maksimal dalam melakukan tanggung jawab dan program-programnya.

Salahsatunya juga Program Wirausaha Santri yang di Launching dan dilaksanakan sejak 2020 hingga 2024 ini belum ada Output yang jelas dan terkesan sebagai Ladang Basah menghabiskan Anggaran, “Tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan tidak bisa dihubungi media ini karena dua (2) akun Whatsapp pewarta selalu di Blokir.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru