Anugerah Inovasi 2024, Bappeda Sumenep Raih Penghargaan Peringkat Ketiga Penerapan Inovasi Daerah

Sabtu, 14 September 2024 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Piagam Penghargaan Inovasi daerah 2024 kepada Bappeda Kabupaten Sumenep, Jumat 13/09/2024.

Foto. Piagam Penghargaan Inovasi daerah 2024 kepada Bappeda Kabupaten Sumenep, Jumat 13/09/2024.

SUMENEP, nusainsider.com Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep dinobatkan sebagai juara III kategori tingkat OPD pada Malam Anugerah Inovasi Daerah 2024.

Malam Anugerah Inovasi Daerah 2024 yang digelar dilingkungan Keraton Sumenep, dihadiri dan penghargaan diserahkan langsung Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo, SH. MH, yang disaksikan oleh seluruh pimpinan OPD serta tamu undangan.

Bappeda yang dipimpin Dr. Ir Arif Firmanto, S.T.P., M.Si ini mendapat nilai 629,5 dibawah BKPSDM dan Dinkes P2KB Sumenep yang masing masing mendapat nilai 633, dan 632,0.

BKPSDM Kabupaten Sumenep memperoleh nilai tertinggi melalui Inovasi Layanan Pensiun Duduk Manis.Sementara, Dinkes P2KB Sumenep menonjolkan Aplikasi Siap Lahir’ dan Bappeda Sumenep melalui inovasi Simpel (Sistem Informasi Manajemen Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan, Pembangunan Daerah).

Hasil itu didapat setelah tim dewan juri Anugerah Inovasi Daerah 2024 melakukan penilaian secara konprehensif dan independen. Jumat, 13/09/2024, malam.

Baca Juga :  Goyangan Dahsyat Rudal Pak Dusun, Berhasil Hamili Istri Orang di Sepanjang

Inovasi SIMPEL ( Sistem Infomasi Manajemen Pengendalian, Evaluasi dan Laporan Pembangunan Daerah) yang dimiliki Bappeda merupakan sebuah transformasi layanan terbarukan di era digitalisasi, “kata Dr Ir Arif Firmanto, S.TP.,M.Si saat dikonfirmasi sejumlah media usai menerima Penghargaan, Jum’at (13/09).

Dengan adanya aplikasi itu, Pihaknya memiliki kewajiban untuk melaporkan realisasi kinerja setiap triwulan sehingga Bappeda Kabupaten Sumenep dapat melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rencana kerja perangkat daerah melalui formulir E.81.

Inovasi itu juga untuk memberi kemudahan monitoring pengukuran kinerja berbasis teknologi informasi.

Inovasi aplikasi tersebut berbasis Website, sehingga dapat dijalankan melalui perangkat komputer, tablet, maupun smartphone, “Jelasnya.

Keunggulan lain dari aplikasi ini adalah fitur otomasi formula yang memungkinkan pengolahan data dilakukan secara otomatis, sehingga mengurangi potensi kesalahan manual. Selain itu, aksesibilitasnya yang berbasis web menjadikan aplikasi ini dapat digunakan kapanpun dan dimanapun selama terkoneksi dengan internet.

Foto. Penghargaan Peringkat ketiga Inovasi Layanan SIMPEL Bappeda Sumenep di Berikan Langung Oleh Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (Kiri) kepada Kepala Badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M. Si (Kanan).

Dampak positif dari implementasi SIMPEL sangat terasa. Bukan hanya produktivitas perangkat daerah yang meningkat, tetapi juga transparansi akuntabilitas kinerja. Data yang dihasilkan melalui SIMPEL bahkan dapat digunakan untuk pelaporan lainnya, seperti Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), “Imbuhnya.

Dengan adanya SIMPEL, Kabupaten Sumenep berharap proses evaluasi kinerja dapat lebih cepat, tepat, dan akurat, serta mendukung visi pemerintah daerah untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja dan transparansi kepada masyarakat.

SIMPEL sangat membantu kami dalam melakukan monitoring dan evaluasi kinerja perangkat daerah secara real-time, sehingga kami dapat memastikan semua laporan dikirim tepat waktu.

“Aplikasi ini juga diharapkan dapat terus berkembang dengan integrasi fitur baru yang mendukung implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), sehingga dapat diakses secara luas oleh masyarakat untuk meningkatkan transparansi dan partisipasi publik dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Malam Inovasi Daerah 2024, Berikut Kategori Pelayanan Yang di Apresiasi

Kadis Inovatif menuturkan bahwa penghargaan demi penghargaan yang telah diraihnya merupakan hasil kerja keras bersama jajarannya yang punya kesamaan visi dan misi untuk kemajuan Daerah.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama. Saya menyampaikan terima kasih kepada tim dewan juri yang telah memberikan penilaian secara komprehensif dan independen serta seluruh pegawai yang bersama-bersama mengawal demi kesuksesan Inovasi ini”, Pungkasnya.

Sosok yang memiliki segudang prestasi ini berharap Penghargaan Anugerah Inovasi Daerah dapat menumbuhkan semangat berkarya dan berinovasi pada Organisasi Perangkat Daerah yang dipimpinnya.

“Penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus berkarya dan berprestasi,” ucapnya.

Diselenggarakannya Anugerah Inovasi Daerah 2024, tukas Dr. Ir Arif Firmanto, S.T.P., M.Si, untuk menjawab tantangan zaman bahwa organisasi daerah perlu memberikan perhatian yang besar pada pentingnya inovasi.

“Organisasi perlu menggali kreativitas organisasi yang tersembunyi, karena organisasi memiliki tidak sedikit orang orang yang mempunyai ketajaman dalam berkreativitas untuk menghasilkan inovasi. Oleh karenanya Anugerah Inovasi Daerah 2024 memberikan peranan penting dan sangat berkontribusi bagi lahirnya Inovasi Daerah secara berkelanjutan,” Tutupnya Arif firmanto.

Loading

Penulis : Pur

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB